Tidak Terima 'Digrepe-grepe' Pria Diduga Gay, Enam ABG Keroyok IL
. "Dia itu katanya gay, dia mau pegang-pegang teman saya waktu. Makanya kami marah," sebut salah seorang pelaku
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Enam pelaku pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan (Curas) diamankan Satreskrim Polsek Nongsa dan Polresta Barelang dikawasan perumahan Buana Vista, Batam Centre.
Mirisnya, enam pelaku pengeroyokan tersebut masih berusia dibawah umur. Ke enam pelaku masing-masing berinisial Yo, Ik, Rs, Am, As dan Ag.
Ag terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, dan ia juga merupakan ketua kelompok begal ini.
"Hanya Ag yang usianya diatas 18 tahun. Dia juga merupakan ketua dari kelompok ini," sebut Kapolsek Nongsa, Kompol S Dalimunthe.
Menurut Dhalimunte, para pelaku saat beraksi tengah dipengaruhi minuman keras.
"Dia beli tuak dan diminum sama-sama, namanya juga anak-anak, dia tidak bisa mengendalikan diri," sebutnya.
Salah satu pelaku yang ditemui di Mapolresta Barelang mengatakan, kejadian ini awalnya ketika salah satu dari mereka meminta uang kepada IL, korbannya yang kebetulan melintas tempat mereka nongkorong.
Salah satu dari pelaku mengenal korban dan dimintai uang Rp 10 ribu untuk membeli tuak.
Setelah memberikan uang, korban lalu pergi sebentar dan balik lagi. "Dia itu katanya gay, dia mau pegang-pegang teman saya waktu. Makanya kami marah," sebut salah seorang pelaku bercerita, Minggu (28/8/2016) siang.
Menurut Pelaku, saat itu korban memegang kemaluan seorang tenmanya. Namun teman korban memberontak.
Disanalah, korban yang tengah nongkrong memecahkan botol dan akhirnya menikam korban dengan menggunakan pecahan botol.
Baca berita terkait di edisi cetak Tribun Batam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan_20160223_124117.jpg)