Gletser Mulai Cair, 400 Bongkahan Es Gunung Alpen Diangkut ke Kutub Selatan
Lebih dari 400 bongkahan es dari pegunungan Alpen dimasukkan ke dalam sebuah lemari pendingin raksasa, untuk nantinya diangkut ke kutub selatan.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Lebih dari 400 bongkahan es dari pegunungan Alpen dimasukkan ke dalam sebuah lemari pendingin raksasa, untuk nantinya diangkut ke Antartika atau kutub selatan.
Pengiriman es ke tempat terdingin di belahan bumi ini tampaknya merupakan langkah yang ganjil, namun ini adalah bagian dari sebuah misi ilmiah untuk 'menyelamatkan' beberapa es glasial yang paling terancam punah.
Gelembung-gelembung di dalam es glasial yang begitu dalam adalah catatan-catatan beku tentang atmosfer kita di masa lalu.
Para ilmuwan mengatakan tujuan dibangunnya bunker es kutub selatan ini adalah mengamankan semua itu untuk kepentingan penelitian di masa yang akan datang.
"Apa yang kita tahu pasti adalah bahwa es itu tidak akan lagi berada di sini dalam waktu 50 atau 100 tahun lagi, gletser yang berada di bawah ketinggian 3,500m akan menghilang pada akhir abad ini,"jelas Jerome Chappellaz, salah seorang pimpinan proyek penelitian dari Le Centre national de la recherche scientifique (CNRS, lembaga penelitian ilmiah Prancis).
"(Di Alpen), kami mencoba untuk menyelamatkan inti es dari salah satu gletser yang berada dalam bahaya. "
Gletser itu berada di Col du Dome, tepat di bawah puncak Mont Blanc.
Ini merupakan satu dari dua kawasan yang dipilih oleh tim untuk melengkapi perpustakaan beku mereka dengan 'es acuan' untuk kawasan yang minim informasinya tentang iklim dan atmosfer masa lalunya.
Tim mendirikan sebuah kamp penelitian di ketinggian di atas es yang mereka teliti. Kini mereka berhasil mengambil tiga es inti, menggunakan peralatan silinder pemotong untuk mengebor gletser berkedalaman 130 meter.
Prof Carlo Barbante, dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Universitas Venesia serta anggota tim gabungan Prancis-Italia lainnya menjelaskan bahwa proyek di Col du Dome berpacu dengan waktu.
"Kita kehilangan massa es begitu banyak," katanya kepada BBC.
"Kita sudah bisa melihat bahwa beberapa lapisan permukaan gletser merembes ke bagian-bagian terdalam.
"Jadi itu artinya kita kehilangan es-es itu, dan jadinya banyak informasi (masa lalu) tercampur baur."
Proyek tim ini hampir seluruhnya didanai oleh sumbangan-sumbangan yang berasal dari para filantropis, yang disalurkan melalui sebuah yayasan.
Selanjutnya mereka akan bergerak ke sebuah lokasi di gunung Illimani di pegunungan Andes wilayah Bolivia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kemunculan-danau-di-antartika-ini-yagn-mebuat-ilmuwan-khawatir_20160822_212848.jpg)