Di Balik TKP
Begal Sayat Paha Marak Incar Korban Perempuan, Ini Ciri-ciri Pelaku
Kepada kaum perempuan sebaiknya berhati-hati karena teror sayat paha yang menyasar korban perempuan mulai terjadi di kota ini
BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Kasus sayat paha di Denpasar kembali muncul ke permukaan. Setelah beberapa saat sempat menghilang, teror sayat paha dengan korban perempuan yang berkeliaran di jalan saat dinihari, kini terjadi lagi, Selasa (6/9/2016) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, korban sayat paha yang terjadi di Jalan Tukad Baru Barat, Denpasar, Bali di depan rumah kos Pondok Rukun Pemogan, ini bernama Dayu (22).
Ia diserang oleh seseorang yang tidak dikenal hingga mengakibatkan paha kanannya mengalami luka sepanjang 22 centimeter. Akibatnya, korban pun harus mendapatkan 17 jahitan.
Awal mula kejadian bermula ketika korban mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Pulau Batanta menuju Jalan Glogor Carik, Denpasar Selatan.
Setibanya di depan RUKO Tiara Bali, korban dipepet seseorang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dan langsung menyayat paha korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam)
“Korban sempat mengejar pelaku sampai ke perempatan Jalan Taman Pancing arah Jalan Pulau Galang, sayangnya korban kehilangan jejak pelaku. Korban pun mengaku tidak dapat melihat nomor polisi kendaraan pelaku karena lampu belakang sepeda motor pelaku mati,” bisik sumber kepolisian.
Menuru t kesaksian korban, kata sumber, pelaku berperawakan agak gemuk dan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.Tak banyak yang dapat diketahui mengenai ciri-ciri pelaku. Korban pun telah melaporkan ikhwal penyayatan paha yang dialaminya ke Makopolsek Denpasar Selatan.
Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian lalu mendatangi TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Aris Purwanto, belum dapat dikonfirmasi terkait kejadian ini. Ketika coba dihubungi, ponsel Kapolsek terdapat nada sambung tetapi tidak diangkat.
Incar Payudara
Begal sempat meneror wanita muda di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Namun, para pembegal tidak mengincar barang berharga korbannya, sebagaimana lazimnya.
Mereka malah mengincar aset pribadi, yaitu payudara atau buah dada. Korban diremas buah dadanya saat berada di luar rumah. Istilah “begal payudara” kemudian dipopulerkan warga di kabupaten itu.
Enam begal payudara yang merupakan remaja asal Biring Kalloro, Kecamatan Tanralili, Maros, ditangkap, Senin (22/8/2016). Keenamnya berinisial FZ (17), WD (15), WH (15), RS (16), SP (15), dan AK (14).
Wakil Kapolsek Mandai, Iptu Abdul Azis mengatakan, keenam pelaku tersebut dilaporkan korban berinisial SW (15).
"Kejadiannya kemarin (Senin) pukul 11. Korban ini dipegang payudaranya saat sementara membonceng NL (15) dengan menggunakan (sepeda) motor," kata Azis saat ditemui di ruang kerja Unit Reskrim Polsek Mandai, Selasa (23/8/2016).
Saat itu, korban melintas di lokasi kejadian. Tiba- tiba FZ datang dari arah belakang mengendarai sepeda motor.
FZ tidak langsung meremas buah dada korban, melainkan menggoda dengan cara meminta nomor telepon korban. Namun, korban tak menghiraukan. Pelaku terus memaksa hingga kesal.
Kekesalan tersebut pun berbuntut pada payudara SW diremas WH, pelaku yang berboncengan dengan FZ."Saya tidak kenal itu cewek (korban). Saya hanya penasaran makanya ikutka juga pegang. Itu teman saya WH yang memulai. Jadi teman- teman lain juga ikut," ujar FZ.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/korban-sayat-paha_20160908_100232.jpg)