Aku Kaget. Benar-benar Tidak Menyangka Akan Dibegal, Kata Rita Soal Kejadian Begal Batu 16
Pelaku Begal seingat Rita ada dua orang berboncengan. Mereka mengukuti Rita sejak di Batu 15 Tanjungpinang
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Isu begal menghantui pekerja malam di Toapaya, Bintan.
Terutama di titik-titik krusial di Batu 16, perbatasan antara Tanjungpinang-Bintan.
Indah (18), seorang pekerja di pusat perbelanjaan Matahari di Batu 8 Atas Tanjungpinang, Senin (19/9/2016) malam diikuti empat orang tak dikenal sejak gerbang perbatasan.
Empat orang tak dikenal itu menggunakan dua sepeda motor. Satu motor Beat dikendarai dua orang.
"Satu lagi jenis motornya aku tak tahu persis, yang pasti pengendaranya dua orang juga,"kata Indah.
Indah mengetahui jenis motor beat itu karena malam itu dia dipepet.
Salah satu yang dibonceng mengulur ulurkan tangannya ke arah Indah.
Merasa terancam, Indah memilih ngebut dan masuk ke perumahan warga di lokasi.
Aksi empat orang tak dikenal itu terbilang nekat.
Pasalnya hanya beberapa meter dari lokasi Indah dipepet ada pos lalu lintas.
"Pos lantas sepi. Kalau sudah jam jam 11 malam, kadang sudah tak ada petugasnya,"kata Indah.
Beruntung, karena memasuki perumahan warga, Indah lolos dari ancaman begal.
Sebelum Indah, sepekan sebelumnya juga aksi begal diperbatasan Tanjungpinang-Bintan dialami Rita (20), karyawati Matahari Mall di Tanjungpinang.
Berbeda dengan Indah yang hanya dipepet, Rita benar benar menjadi korban.
Dompetnya yang berisi hp, ATM, raib dibawa kabur pelaku begal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-ok.jpg)