Sabtu, 9 Mei 2026

Warga Tanjungpinang Ini Ketahuan Maling di Toapaya Selatan, Bonyok?

S alias R, warga Tanjungpinang nyaris bonyok digebukin warga di Gang Karet Batu 20 Desa Toapaya Selatan. Warga Hang Tuah Permai maling

Tayang:
net
Ilustrasi pencurian 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - S alias R, warga Tanjungpinang nyaris bonyok digebukin warga di Gang Karet Batu 20 Desa Toapaya Selatan. Warga Hang Tuah Permai ini nekat masuk ke rumah seorang warga di sana di pagi-pagi sekali.

Rumah itu adalah rumah Supatmi, janda beranak dua. Rumahnya memang sepi, dan agak berjauhan jaraknya dari rumah warga lain. "Pagi-pagi sekali garong itu nekat masuk, baru jam 9 pagi," kata Isti, warga di sana, Selasa (4/10/2016).

Dia mengatakan, saat pelaku beraksi si empunya rumah kala itu lagi tak berada di tempat. Rumah sedang kosong. Menurut warga, si empunya rumah lagi berada di tempat kerja.

Kapolsek Gunung Kijang AKP Sudirman melalui Kanit Reserse dan Kriminal Iptu Eduart L Manik mengatakan, cara pelaku masuk denga mencongkel jendela bagian kanan rumah Supatmi. Dia mencongkelnya dengan memaki martil yang sudah disiapkan dari Tanjungpinang. Saat jendela terbuka, R masuk dengan santai. Engsel rumah rusak.

Berhasil berada di kamar, pemuda pengangguran tersebut langsung menyasar almari. Saat jemarinya hendak membuka pintu almari, mendadak dari luar rumah terdengar teriakan keras dan panjang, ada maliiiiiiing......!

Teriakan itu membuyarkan konsentrasi R. Matanya langsung sigap menatap seluruh sudut ruang. Teriakan ada maling kembali terdengar.

Berdasarkan keterangan dia ke pada polisi, ketika mendengar teriakan, secara spontan mata R menoleh ke jendela terbuka yang telah dia congkel saat masuk. Di balik jendela saat menoleh, nampak seorang laki-laki. R mulai panik. Aksinya di pagi itu keburu ketahuan.

Kecurigaan warga memang sudah terjadi sejak Ri datang mendekati rumah Supatmi. Motornya di parkir jauh dari rumah calon korban. Perkiraan warga, jarak motor diparkir sekitar 100 meter dari lokasi. Tempatnya juga sepi banyak pepohonan.

Sadar aksinya pagi itu mulai diketahui, R mencari celah untuk kabur. Dalam hitungan cepat dia harus segera keluar, jika tidak amuk tetangga bisa membuatnya bonyok. Dia pun memilih kabur lewat pintu depan kamar. Sempat terjadi kejar kejaran dengan warga namun akhirnya tertangkap juga. Aksi itu mendapat perhatian warga setempat. (*)

Berita Terkait Baca Tribun Batam Edisi Rabu (5/10/2016)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved