Tarempa Hujan Sejak Subuh, Aktivitas Warga Kabupaten Anambas Tersendat
Hujan mengguyur Kota Tarempa sejak pagi. Hujan yang turun sejak subuh hari ini, hingga kini masih terus membasahi tanah Kabupaten Anambas
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Hujan mengguyur kota Tarempa sejak pagi. Hujan yang turun sejak subuh hari ini, hingga kini masih terus membasahi tanah ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas ini. Hujan yang turun sejak pagi ini, rupanya cukup berpengaruh pada aktivitas yang biasa tampak sejak pagi hingga sore hari.
Tidak hanya kantor pemerintahan yang biasa melakukan apel pagi, aktivitas pagi lain seperti jalan serta di pasar tradisional pun cukup berpengaruh akibat hujan yang turun mengguyur ini. "Maklumlah hujan sejak pagi. Tapi tidak apalah, paling tidak ada air untuk keperluan sehari-hari," ujar Rohmah satu di antara warga Tarempa, Jumat (7/10/2016).
Edi warga lainnya juga merasakan suasana serupa. Ia mengatakan, hujan yang mengguyur sejak pagi itu cukup membuat lengang aktivitas Tarempa yang biasa ramai pada pagi dan sore hari. "Iya, hujan turun sejak pagi. Kemungkinan sampai malam hari kalau seperti ini. Sempat keluar pada siang hari tadi saat hujan mulai reda, aktivitas pun tidak ramai seperti biasanya," terangnya.
Frekuensi hujan khususnya di Tarempa pun, terbilang minim sejak beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam memprediksi cuaca berawan ditambah hujan ringan masih akan terjadi pada Sabtu (8/10/2016) besok.
Meski diprediksi terjadi hujan ringan, BMKG pun mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna transportasi laut di Anambas untuk senantiasa berhati-hati. Hal ini dikarenakan tinggi gelombang serta arus laut yang kurang kondusif untuk operasional pelayaran. Data dari BMKG menyebut, tinggi gelombang di sekitar perairan Anambas antara 0,7-2,5 meter. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/banjir-di-jalan-raya-depan-tiban-centre-sekupang-hujan_20161007_113304.jpg)