Polda Geledah Disdukcapil Batam
Pasca Penyergapan Pungli di Disdukcapil Batam, Para Calo Menghilang
Pasca penyergapan dugaan pungutan liar di Disdukcapil Kota Batam, Sekupang, sejumlah calo e-KTP yang biasanya hilir mudik, tidak terlihat.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pasca penyergapan dugaan pungutan liar di Disdukcapil Kota Batam, Sekupang, Senin (17/10/2016), suasa di kantor yang terletak di Jalan Ir Sutami Sekupang tersebut hari ini, Selasa (18/10/2016), tampak lebih hening.
Sejumlah calo e-KTP yang biasanya hilir mudik, tidak terlihat.
Baca: Tiga Pelaku Dugaan Pungli Terancam Penjara 6 Tahun, Ini Barang Bukti dan Modusnya
"Pada takut lah kurasa. Biar saja. Bagus juga itu langkah Presiden RI Pak Jokowi. Sapu bersih pungli. Masak pengurusan dokumen pencatatan sipil dan e-KTP yang notabenenya dibebankan sama APBN dan APBD dibayar sama masyarakat. Kan gak betul lagi. Sebenarnya dah dari zaman bahela ini kejadian semacam ini. Tapi baru gebrakan Pak Jokowi. Bagus, bagus!," Kata Zumaida, seorang warga yang sedang mengurus dokumen kependudukan di kantor tersebut.
Baca: Tim Saber Sergap Pungli di Disdukcapil Batam
Pantauan Tribun Batam Selasa pagi, pasca penggerebekan tidak mengganggu pelayanan publik.
Keramaian masyarakat yang berurusan di kantor tersebut tetap berjalan seperti biasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kabid-catatan-sipil-disdukcapil-kota-batam-jamaris-alias-boy-dan-nasibah_20161018_095516.jpg)