Jumat, 24 April 2026

Kecelakaan Lalulintas di Batam

Tabrak Lari Maut di Bukit Daeng, Polisi Masih Kesulitan Mengungkap Penabraknya. Ini Alasannya

Pihak kepolisian masih kesulitan mengungkap kasus tabrak lari di Bukit Daeng. Selain kejadian pagi, polisi berdalih juga tak ada saksi mata

facebook
Motor korban tabrak lari di Bukit Daeng, Mukakuning, Batam, Sabtu (22/10/2016). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Korban tabrak lari Penny Marlina diketahui sedang mengandung ‎enam bulan. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh ahli forensik RSUD Embung Fatimah, dr Agung Hadi.

Dari hasil pemeriksaan forensik RSUD Embung Fatimah, paska kecelakaan yang dialaminya, Penny mendapatkan sejumlah luka di tubuhnya.

Mulai dari luka akibat kekerasan tumpul berupa luka memar pada puncak bahu, luka lecet di pinggang dan derik tulang kepala Bagian belakang

"Korban kita duga sedang hamil lima enam bulan," ujar Agung, Sabtu (22/10/2016).

Penny Marlina merupakan korban kecelakaan tabrak lari di Bukit Daeng. Ia diduga ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil taksi wisata saat ingin berangkat bekerja dari Kavling Saguba mengarah ke Muka Kuning.

"Korban tabrak lari. Kita belum olah TKP lagi. Tapi belum ada saksi yang benar-benar melihat kejadiannya, jadi belum diketahui pasti kronologisnya. Ini kami mau ke sana lagi," ujar petugas polisi yang berada di RSUD Embung Fatimah.

Adapun saksi sementara hanya rekan kerja Penny yang ‎mengantar dirinya ke rumah sakit Camantha Sahidya."Itu kejadianya kan jam enam pagi, masih sepi. Hanya orang-orang sekitar yang lihat," ucap polisi itu.

Sementara itu, adik sepupu suami korban, Agus ‎menceritakan bahwa jenazah korban akan disalatkan di musala rumah sakit sebelum diberangkatkan ke Pariaman, Sumatera Barat.

Agus mengatakan belum ada setahun pasangan Penny dan Jeffry Pasilima berumahtangga.

"Mereka masih pengantin baru. Istrinya saja baru hamil masuk lima bulan. Kaget juga tadi suaminya dengar musibah ini. Suaminya baru pulang kerja, pas istrinya itu mau berangkat kerja. Suaminya kerja di ekspedisi," ucap Agus.

‎Kini di rumah sakit selain keluarga, rekan sekerja Penny serta manajemen terlihat menunggui jenazah korban dimandikan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved