Kabar Gembira, Petugas Kebersihan Karimun Akan Naik Gaji. Ini Gajinya Sekarang

Para pekerja kebersihan di bawah Badan Kebersihan dan Pertamanan (BKP) Kabupaten Karimun diberikan kenaikan gaji. Ini besaran gajinya sekarang

Kabar Gembira, Petugas Kebersihan Karimun Akan Naik Gaji. Ini Gajinya Sekarang
tribunnews batam/abdul rahman
Ilustrasi petugas kebersihan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Para pekerja kebersihan di bawah Badan Kebersihan dan Pertamanan (BKP) Kabupaten Karimun diberikan kenaikan gaji. Selain itu mereka juga akan diberikan fasilitas kesejahteraan lain sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

Harapannya, dengan meningkatnya kesejahteraan itu maka kinerja para pekerja kebersihan juga akan semakin baik. Sebenarnya tugas berat para petugas kebersihan dan sokongan seluruh masyarakat Kairmun telah terlihat dari penghargaan piala Adipura Kirana yang diperoleh pada hari lingkungan hidup sedunia beberapa waktu lalu.

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat mengumpulkan para pasukan kuning tersebut di rumah dinasnya di kawasan Tanjungbalai mengatakan pengaplikasian peningkatan kesejahteraan tersebut akan mulai diwujudkan pada 2017 mendatang. Dan, saat ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk kenaikan gaji itu pada APBD 2017.

"Akan dilakukan kenaikan gaji dan diberikan BPJS kesehatan, tapi sesuai dengan keuangan daerah kita," kata Rafiq dalam sambutannya.

Kenaikan gaji tersebut diantaranya, Supir lori pengangkut sampah yang sebelumnya nenperoleh gaji sebesar Rp 1,2 juta menjadi Rp 1,5 juta perbulan. Sementara itu supir pick up, tosa, petugas penyapu jalan dan taman saat ini bergaji Rp 800 ribu akan dinaikan menjadi Rp 1,2 juta perbulan.

Rafiq juga menyampaikan jika sistem penataan kebersihan dan pertamanan di Karimun untuk ke depannya juga akan dirubah. Hal ini dilakukan setelah perombakan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Karimun yang baru.

Sementara itu, Kepala Badan Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun yang baru, Rosmawati mengaku mengetahui beratnya tugas dari para petugas kebersihan. Selain membuat Karimun bersih, mereka juga sangat dekat dengan sumber penyakit.

"Dalam mereka berkerja orang lain beristirahat. Selain itu kerja petugas sampah juga berat. Apalagi, mereka bekerja tidak pakai masker dan sarung tangan," ujar Rosmawati.

Pada kegiatan ini puluhan petugas kebersihan, mulai dari supir, relawan hingga pengawas petugas penyapu jalan dan pengakut sampah di rumah dinas Bupati Karimun. Aunur Rafiq sengaja mengumpulkan semua petugas kebersihan itu setelah digelarnya rapat tentang pembahasan piala Adipura beberapa hari lalu. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved