Kampung Air Lingka Pastikan, Anak-anak di Sana Bersih dari Narkoba
Kampung kami ini bisa kita lihat dan seluruh anak-anak diawasi. Jika memang ada anak-anak yang melakukan hal negatif, pasti dengan cepat diketahu.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Arifin, Ketua RW005, Kampung Air Lingka, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang memastikan, di Kampung Air Lingka tidak ada anak-anak yang terlibat dalam narkoba.
Termasuk perbuatan-perbuatan seperti minum obat batuk komik dengan dicampuri montey atau pil dextro.
Hal ini disampaikan Arifin terkait penyuluhan bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam di SMP Negeri 23 Batam yang terletak di Air Lingka, beberapa waktu lalu.
Dalam penyuluhan itu, Kepala SMPN 32 Batam, Zulherman mengaku ada orangtua yang khawatir anak-anak di hinterland terpengaruh oleh narkoba.
"Dalam penyuluhan yang dilakukan BNN Kota Batam tidak ada yang menyebutkan bahwa kampung kita ini tempat anak-anak untuk minum obat batuk komik dicampur dengan minuman montey dan pil dextro. Kabar itu menjadikan semua warga di sini resah," katanya.
Dia menyebutkan jika memang ada kasus itu di daerah hinterland, ia menjamin tidak di Kampung Air Lingka.
"Kampung kami ini bisa kita lihat dan seluruh anak-anak diawasi. Jika memang ada anak-anak yang melakukan hal negatif, pasti dengan cepat diketahui," ujarnya.
Airifin yang didampingi Ketua RT 03 Rahul dan pemuda setempat menyampaikan kepada semua pihak agar tidak membuat kesimpulan negatif tentang Air Lingka hanya karena letak SMPN 32 Batam terletak di kampung tersebut.
"Kami tanyakan langsung ke kepala sekolah dan yang disampaikan dalam pembukaan itu, obat batuk komik dicampur dengan minuman montey sama dengan penyalahgunaan obat mulai terjadi di hinterland. Jadi tidak menuduh anak kampung kami yang melakukan hal tersebut," katanya.
Dia berharap dengan penyuluhan yang dilakukan BNN bisa memberi pemahaman kepada anak-anak atau pelajar terkait bahaya penyelahgunaan narkoba.
"Karena itu perlu kami luruskan, di Kampung Air Lingka tidak ada anak-anak kami yang melakukan hal negatif," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala SMPN 32 Batam, Zulherman mengaku dalam penyuluhan itu tidak menyinggung kampung Air Lingka. Dia hanya menyampaikan kekhawatiran orangtua akan bahaya penyalahgunaan narkoba saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penyuluhan-bnn_20161106_234656.jpg)