Pelindo Klaim Setor ke Kas Daerah Karimun Rp 56,4 M, Ini Penjelasannya
Pelindo Karimun mengklaim telah menyetor pendapatan ke kas daerah. Ini besaran dan detailnya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-General Manager (GM) PT Pelindo I Medan Cabang Tanjungbalai Karimun, Syahri Rahmadana mengaku pihaknya memberikan sumbangsih yang cukup besar ke daerah.
Sumbangsih tersebut berupa sharing profit dengan BUMD Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) Karimun. Syahri menyebut angka yang cukup fantastis sekitar Rp 56,4 miliar terhitung sejak 2009 hingga Agustus 2016.
"Awalnya pada tahun 2009, daerah (BUP Karimun, red) kami setor Rp 6 miliar, kami hanya Rp 4 miliar, total hingga Agustus 2016, kami sudah setorkan Rp 56 miliar lebih, kami hanya Rp 33 miliar lebih," ujar Syahri saat rapat pembahasan penyesuaian tarif pas pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun yang dipimpin langsung Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (14/11/2016).
Syahri juga menjelaskan pemasukkan terbesar dari pas pelabuhan terminal luar negeri dengan rincian WNA sebesar Rp 60 ribu dibagi Rp 45 ribu ke BUP Karimun, Pelindo Rp 15 ribu, WNI sebesar Rp 30 ribu, BUP Rp 15 ribu dan Pelindo Rp 15 ribu.
Pelindo juga telah melakukan sejumlah pembenahan di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun seperti renovasi ruang tunggu, perbaikan toilet, pemasangan TV dan AC di ruang tunggu serta perbaikan tiang pancang.
Perbaikan itu juga yang menjadi salah satu pertimbangan Pelindo mengusulkan ke Pemkab Karimun agar dilakukan penyesuaian tarif pas pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/perbaikan-di-pelabuhan-karimun_20160524_233254.jpg)