Demo Tolak UWTO di Batam

UWTO Di-hold, Aksi Demo UWTO Rabu Juga Dibatalkan

Saya akan mengirimkan surat kepada kepolisian hari ini juga. Paling lambat nanti sore. Surat tersebut berisikan bahwa kita tidak jadi melakukan aksi

UWTO Di-hold, Aksi Demo UWTO Rabu Juga Dibatalkan
tribunnews batam/eko setiawan
Demo warga Batam tolak UWTO di depan Gedung BP Batam, Batam Centre, Selasa (1/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Demo penolakan UWTO yang rencananya akan dilakukan oleh gabungan organisasi masyarakat di Batam, Rabu (16/11/2016), akhirnya dibatalkan.

Pembatalan ini setelah Menteri Perekonomian Darmin Nasution memutuskan akan menunda dulu Penerapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 148/2016 yang menjadi dasar penrapan tarif baru UWTO.

Perka UWTO dari BP Batam ini kemudian memicu penolakan masyarakat luas dan kalangan pengusaha di Batam.

Syaiful Badri, kordinator Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Batam yang ditemui di Swiss Bel-Hotel mengatakan, pihaknya akan membatalkan demo 16 November besok.

Mereka akan menunggu revisi PMK yang dijanjikan akan dibahas lagi oleh Menko Perekonomian di Jakarta.

"Saya akan mengirimkan surat kepada pihak kepolisian hari ini juga. Paling lambat nanti sore. Surat tersebut berisikan bahwa kita tidak jadi melakukan aksi. Selain itu kita juga akan memberitahu setiap pihak agar aksi ini tidak dilakukan besok," sebut Syaiful.

Jika ada beberapa pihak yang masih melakukan unjuk rasa, bisa jadi karena informasi tersebut tidak sampai ke pada mereka.

"Tetapi kita malam ini tetap akan melakukan sosialisasi terkait pembalan itu," katanya.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved