Stuntman James Bond Tewas saat Terjun dari Helikopter di China
Steve sempat menyuarakan keprihatinannya bahwa kemungkinan sling yang digunakan untuk meluncur, tidak cukup kuat untuk menahan berat tubuhnya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Steve Truglia, seorang stuntman atau pemeran pengganti untuk adegan-adegan berbahaya di film, tewas dalam kejuaraan terjun payung di China.
Mantan personel pasukan khusus Inggris SAS ini dikenal sebagau stuntmant papan atas, termasuk menjadi stuntman film James Bond.
Steve dilaporkan tewas setelah meluncur dari sebuah helikopter menggunakan tali di barat daya China, dari ketinggian 300 kaki, Kamis pekan lalu.
Pria 54 tahun ini pernah digambarkan sebagai stuntman terbaik di dunia, memenangkan sejumlah kejuaraan terjun payung dan gunung dan pemegang rekor dunia untuk peluncuran tersepat 100m.
Dia juga muncul dalam film James Bond "Tomorrow Never Dies" serta film klasik Hollywood "Saving Private Ryan".
Pria asal London barat ini bertugas di SAS dan perahu khusus selama 20 tahun.
Menurut seorang sahabatnya, sebelum meluncur dari helikopter, Steve sempat menyuarakan keprihatinannya bahwa kemungkinan sling yang digunakan untuk meluncur, tidak cukup kuat untuk menahan berat tubuhnya, demikian dilaporkan The Sun.
Pada halaman Facebook-nya, sebelum tewas, Steve mengungkapkan bahwa pertandingan tertunda karena kondisi cuaca buruk.
Dia menulis: "Aku di sini (China) melakukan aksi udara besar, karena cuaca (buruk) istirahat."
Mantan rekan militernya, Phil Tunnicliffe, mengatakan: "Kami belum tahu banyak tentang apa yang terjadi. Dia memang menyatakan akan beraksi, Selasa lalu, di Wulong National Park, namun ditunda sampai Kamis karena kabut tebal."
'Semua yang kita telah diberitahu bahwa ada jatuh, tapi itu tidak masuk akal bagi kita. Steve seorang stunt profesional dan telah melakukan peluncuran jenis abseils itu ratusan kali."
Phil juga mengungkapkan karir cemerlang Steve sebagai anggota pasukan parasut di RAF Brize Norton serta memiliki keahlian dalam berbagai aksi berbahaya.
Karena itu, ia agak heran aksi Steve di China itu sampai mengabaikan faktor keselamatan.
Dalam pesan di Facebook, Phil berkata: "Aku tidak percaya kau pergi, seakan bagian dari diriku juga meninggal. Kau sahabatku dan saudaraku selama 36 tahun. Saya tidak percaya bahwa kita akan pernah bertemu lagi. Satu hal yang pasti, saya akan menghargai kenangan dan tidak pernah melupakanmu."
Phil juga mengatakan bahwa penyelenggara acara itu di China memberikan bantuan dan bertanggung jawab memulangkan tubuh Steve ke Inggris.
Kekasih Steve diberitahu tentang kematiannya melalui pesan teks dari seorang wanita Cina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/stuntman-tewas_20161121_005223.jpg)