Ini Harga Vaksin Kanker Serviks yang Diberikan Pemprov DKI kepada Siswa Kelas 5 SD

Pemprov DKI Jakarta telah memberikan vaksin kanker serviks kepada siswa kelas lima SD. Vaksinasi tersebut diberikan secara gratis.

Istimewa
Ilustrasi Vaksin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah memberikan vaksin kanker serviks kepada siswa kelas lima SD pada Oktober 2016 lalu.

Vaksinasi tersebut diberikan secara gratis dan dilakukan di sekolah-sekolah.

Kepala Satuan Pelaksana Upaya Kesehatan Masyarakat BLUD Puskesmas Kecamatan Menteng, dr. Dewi Suci Rukmini, mengatakan, harga satu vaksin kanker serviks bisa mencapai Rp 1,2 juta jika dibeli di rumah sakit swasta.

Harga tersebut sudah berlaku beberapa tahun yang lalu.

"Kalau di luar, di rumah sakit swasta, sekitar Rp 1,2 juta. Itu belum jasa dokter biasanya. Tapi saya enggak tahu ya untuk harga sekarang. Itu untuk satu kali vaksin," ujar Dewi kepada Kompas.com di Puskesmas Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

Dewi menuturkan, ada dua jenis produk farmasi vaksin kanker serviks. Jenis lainnya memiliki harga yang lebih murah.

"Ada lagi satu (jenis) yang enggak semahal itu karena ada varian, kombinasi di dalamnya yang tidak seperti yang satunya," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta memberikan salah satu dari dua jenis vaksin kanker serviks tersebut untuk diberikan kepada anak-anak SD.

Namun, Dewi mengaku lupa jenis vaksin mana yang digunakan.

Program pemberian vaksin kanker serviks itu baru dijalankan Pemprov DKI tahun ini. Vaksinasi akan dilakukan dua kali untuk setiap anak.

Vaksinasi kedua akan dilakukan tahun depan. Vaksin kanker serviks berguna untuk mencegah terjadinya penyakit kanker serviks bagi masyarakat.

"Vaksin itu kan memberikan kekebalan pada seseorang supaya jika ada virus yang masuk ke dalam tubuh, kita sudah punya antibodi untuk menolak virus itu masuk ke dalam lebih jauh dan menimbulkan penyakit," tutur Dewi. (Baca: Pemprov DKI Sudah Mulai Beri Vaksin Kanker Serviks bagi Anak SD)

Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelum mengatakan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mensubsidi pemberian vaksin kanker serviks itu.

Ahok menyebut harga satu vaksin kanker serviks sebesar Rp 750.000.

Harga yang terlampau tinggi itu membuat banyak warga tidak melakukan vaksinasi.

Oleh karena itu, Ahok menjanjikan subsidi bagi 75.000 anak-anak untuk vaksin kanker serviks tersebut.

Pemprov DKI menganggarkan subsidi dari APBD untuk membiayai vaksinasi kanker serviks. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved