Banjir di Batam
Dinas PU Mengaku Sudah Lakukan 3 Hal Penting Ini Atasi Banjir di Batam, tapi Kenapa Tetap Banjir?
Di saat musim hujan datang, permasalahan banjir kerap menimpa warga Kota Batam. Buruknya drainase menjadi penyebab air terus tergenang di saat hujan.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Di saat musim hujan datang, permasalahan banjir kerap menimpa warga Kota Batam.
Buruknya drainase menjadi penyebab air terus tergenang di saat hujan.
Yumasnur selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam juga mengakui buruknya drainase tersebut.
Menurutnya, ada beberapa permsalahan yang mengakibatkan air tergenang, seperti sampah yang menumpuk d idalam drainase, debit air yang tidak bisa ditampung dan bersamaan dengan air pasang dari laut.
"Jadi banyak kendala yang membuat genangan air. Namun kita sudah memikirkan beberapa solusi agar genangan air tidak terjadi lagi saat musim hujan," sebut Yumasnur yang ditemui usai upacara bersama di Alun-alun Engku Putri Batam, Selasa (29/11/2016) pagi.
Menurutnya, sejauh ini sudah diterapkan beberapa solusi untuk pengurangan debit air disaat hujan. Seperti pelebaran drainase, membersihkannya dan membuat drainase baru.
Namun, katanya, salah satu kendala bagi dinas PU saat ini minimnya biaya untuk itu semua.
"Makanya kita juga berkirdunasi dengan pihak pengembang. Bagaimana kerja sama dengan mereka. Kita juga akan melakukan normalisai," sambungnya.
Selain itu, tambahnya, harus diberikan akses jalan agar alat berat bisa masuk dan memudahkan pemebersihan drainase.
"Gak seperti sekarang ini, banyak bangunan di sampaing drainase. Bagaimana kita melakukan pembersihan," sambungnya.
Saat ini titik-titik yang menjadi langganan banjir paling parah adalah Kawasan Tiban, Simpang Kabil, Bengkong, dan kawasan Tanjungpiayu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/banjir-di-sagulung-batam_20161114_143010.jpg)