Sepanjang 2016, Penderita Demam Berdarah Ditangai RSUD Embung Fatimah 384 Orang

Bulan Desember 2016 ini, dari awal bulan sampai saat ini berjumlah empat orang, tetapi dua orang sudah bisa pulang karena sudah sembuh

tribunbatam/ian pertanian
Bagas, warga Kavling Saguba terpaksa dirawat inap di RSUD Embung Fatima akibat demam berdarah, Rabu (7/12/2016) 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Sepanjang tahun 2016, pasien demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam mencapai 384 orang.

Dari jumlah itu, tujuh di antaranya meninggal dunia.

Sri Wdjayanti, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD EF menjelaskan, setiap bulan jumlahnya berfuluktuasi hingga November ini.

Tetapi, penderita tertinggi adalah dua bulan di awal tahun.

Januari sebanyak 85 penderita, satu meninggal dunia. Sedangkan Bulan Feburari berjumlah 75 orang, dua meninggal dunia.

Bulan-bulan berikutnya, penderita DBD menurun secara drastis.

Bulan Maret, pasien DBD sebanyak 42 orang, satu meninggal dunia.

April, 19 pasien, satu meninggal dunia. kemudian Mei turun drastis, hanya 6 penderita.

Bulan Juni naik lagi 16 orang dan Bulan Juli 12 penderite, satu meninggal dunia.

Sedangkan Bulan Agustus, penderita DBD sebanyak 12 orang.

Bulan September dan Oktober, jumlah pasien DBD kurang lebih 61 orang.

"Dua bulan terakhir ini data pastinya saya belum dapat," kata Nuraini, tambah Humas RSUD EF.

Untuk Bulan November 17 penderita, satu meninggal dunia.

"Bulan Desember 2016 ini, dari awal bulan sampai saat ini berjumlah empat orang, tetapi dua orang sudah bisa pulang karena sudah sembuh," kata Nuraini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved