Gempa di Aceh
Grup Tribun Buka Dompet Peduli Gempa Pidie Jaya. Mari Bantu Ringankan Beban Saudara Kita
Dermawan yang hendak menyalurkan bantuan dapat menyalurkan bantuan tunai melalui Rekening No 0004482682, Bank BNI 46 Cabang Senayan, Jakarta
MUSIBAH gempa bumi di kawasan Pidie Jaya, Aceh, Provinsin Nangroe Aceh Darussalam, Rabu (7/12/2016), menghentak nurani kita semua.
"Membantu meringankan penderitaan para korban bencana alam tersebut, Grup Tribun membuka dompet peduli gempa," ujar General Manager Newsroom Tribun Network Febby Mahendra Putra di Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Pembaca Tribun dan dermawan yang hendak menyalurkan bantuan dapat menyalurkan bantuan tunai melalui Rekening No 0004482682, Bank BNI 46 Cabang Senayan, Jakarta, atas nama PT Indopersda Primamedia (Grup Tribun, Group of Regional Newspaper Kompas Gramedia).
Menurut Febby, hasil pengumpulan dana akan dikelola dan disalurkan melalui Harian Serambi Indonesia (surat kabar yang dibawah Grup Tribun).
Jumlah saldo Dompet Peduli Gempa Pidie Jaya akan disampaikan secara berkala melalui media ini.
Bantuan Pembaca Tribun Sebelumnya
Sebagai informasi, pada musibah beruntun yang terjadi tahun 2010, Grup Tribun membuka dompet sumbangan bernama Dana Kemanusiaan Tribun. Tiga peristiwa beruntun yang waktunya berdekatan tersebut adalah:
1) Banjir Bandang di Wasior, Papua Barat

Banjir Wasior, Papua
Aliran Sungai Batang Salai yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy meluap, mengakibatkan banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, selama dua hari, Sabtu 2 Oktober 2010 hingga Minggu, 3 Oktober 2010.
Banjir menyebabkan banyak infrastruktur di Wasior hancur termasuk lapangan udara setempat. Rumah warga, rumah sakit, jembatan, dan beberapa gereja juga rusak diterjang lumpur bercampur bebatuan dan batang-batang pohon besar.
Banjir bandang menyebabkan 158 orang tewas dan 145 orang dinyatakan hilang.
2) Gempa dan Tsunami Mentawai
Musibah kedua, gempa bumi berkekuatan 7,7 pada Skala Richter berdampak tsunami terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada 25 Oktober 2010. Gempa terjadi di lepas pantai Sumatera pada pukul 21.42 WIB, terletak sekitar 240 km sebelah barat Bengkulu, dekat dengan Kepulauan Mentawai. Episentrum gempa semula dilaporkan pada kedalaman 14,2 km, kemudian berubah menjadi 20,6 km.
Gempa dan tsunami mengakibatkan 286 orang meinggal, 252 orang hilang serta korban luka parah dan ringan 200 orang.
Gempa ini menambah trauma rakyat Minang akan kejadian setahun sebelumnya. Gempa bumi Sumatera Barat pada 30 September 2009 dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17.16 WIB.