Rabu, 22 April 2026

Lima Keanehan Medis yang Cengangkan Dunia. Ada Bayi Lahir Dua Kali dan Pria Hobi Makan Pisau

Tahun 2016 diwarnai dengan berbagai kasus kesehatan yang menghebohkan media dan masyarakat internasional.

Madison Kienow/Caters/Metro
Paisley Morrison-Johnson lahir dengan lidah seukuran lidah orang dewasa dan menjulur dari mulutnya. 

Menurut National Institutes of Health (NIH), memang ada masalah gangguan makan yang membuat orang tidak makan bahan pangan.

Gangguan makan yang bisa terjadi selama sekitar sebulan ini disebut pica. Ada orang dengan pica yang konsumsi kotoran, tanah liat, rambut, logam, cat, pasir, sabun, dan kertas. Pica bisa terjadi pada anak-anak dan ibu hamil.

Belum diketahui pasti penyebab pica. Menurut psikologis klinis Gilda Moreno, gangguan makan bisa terjadi karena masalah medis sekaligus psikologis.

Pica juga bisa dipicu oleh kekurangan mineral tertentu, seperti zat besi atau seng. Bisa juga terjadi karena ada penyumbatan usus, masalah di kerongkongan, infeksi dan keracunan.

Pica juga dikaitkan dengan sejumlah gangguan mental, seperti gangguan obsesif-kompulsif dan skizofrenia.

Bayi Ini Dilahirkan Dua Kali

Selama kehamilan anak ketiganya, Margaret Boemer selalu rajin memeriksakan diri ke dokter dan melakukan pemeriksaan USG.

Namun, ia sangat kaget ketika usia kehamilannya 16 minggu, dokter menemukan sesuatu pada janinnya.

Bayi yang dilahirkan dua kali oleh Margaret Boemer
Bayi yang dilahirkan dua kali oleh Margaret Boemer.


"Dokter mengatakan pada kami ada sesuatu yang serius pada kondisi bayi kami. Katanya ia menderita sacrococcygeal teratoma. Kami bahkan tidak tahu apa arti penyakit itu," kata Boemer.

Sacrococcygeal teratoma adalah tumor yang terbentuk sebelum kelahiran dan tumbuh di bagian ujung tulang ekor.

"Ini adalah jenis tumor yang paling sering ditemukan pada bayi baru lahir. Walau begitu, angka kejadiannya termasuk langka," kata Dr.Darrell Cass, wakil direktur rumah sakit anak di Texas, Amerika Serikat, yang menangani kasus ini.

Menurut Cass, tumor sacrococcygeal sebenarnya bisa ditoleransi.

Sebagian bayi baru dioperasi setelah persalinan. Tetapi, terkadang tumor itu bisa mengganggu sirkulasi darah, sehingga berdampak pada pertumbuhan janin.

Dokter kemudian menyarankan untuk melakukan operasi. Janin itu baru berusia 23 minggu 5 hari ketika dokter melakukan operasi.

Ternyata ukuran tumor itu sangat besar sehingga dokter harus membuat sayatan yang tidak kecil.

Bahkan, bayinya harus diangkat ke udara, sehingga ia benar-benar sudah keluar dari rahim dan air ketubannya juga tumpah. Persis seperti sebuah persalinan.

Setelah operasi selesai dilakukan, dokter memasukan kembali si bayi ke dalam rahim dan menjahit rahim si ibu.

Pada 6 Juni akhirnya Lynlee Hope dilahirkan lewat operasi Caesar.

Pejuang cilik itu lahir dengan bobot sekitar 2,3 kilogram. Ia termasuk sehat setelah apa yang sudah dilaluinya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved