Kamis, 9 April 2026

Terungkap! Pilot Lettu Yohanes Bertahan Hidup setelah Makan Ini, Helikopternya Hancur Lebur!

Setelah dikabarkan tewas saat helikopter TNI jatuh, Lettu Yohanes ternyata masih hidup. Dia bertahan di hutan memakan ini sebelum diselamatkan warga

Istimewa
Lettu Cpn Yohanes Syahputra ditemukan warga di pondok ladang, Kamis (8/12/2016) sore 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Pilot helikopter TNI jenis Bell 412-EP yang jatuh di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, akhir November silam, ditemukan warga dalam keadaan selamat.

Kabar penemuan Lettu Yohanes Syahputra, pilot asal Medan, Sumatera Utara, itu beredar di media sosial dan juga grup messenger, Kamis (8/12/2016) lalu.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Ms Fadilah, melalui rilisnya pada Kamis malam membenarkan berita tersebut.

Di dalam foto yang beredar di media sosial tersebut, seorang pria yang diduga Yohanes duduk di kursi plastik warna hijau. Ia terlihat mengenakan kaus dan celana pendek.

Sebuah seragam khas TNI warna hijau yang tampak bersih ditutupkan di badannya. Bersamanya, ada tiga pria yang berdiri.

Helikopter TNI tersebut diketahui jatuh di wilayah Desa Long Sulit, Mentarang Ulu, Kabupaten Malinau.

Seorang staf Kecamatan Mentarang Ulu mengunggah foto tersebut melalui Facebook.

Salah satu yang diketahui meneruskannya adalah Ajang Kahang, kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (BPMD) Kabupaten Malinau.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Ajang meyakini kebenaran foto tersebut. Di dalam foto yang beredar tampak seorang pria duduk dengan ditutupi seragam berwarna hijau bersama tiga pria lainnya. Ajang mengenali salah satu dari ketiga pria ini.

"Kalau foto ini saya yakin benar karena yang ada di dalam foto itu, salah satunya adalah Camat Mentarang Ulu. Namun kebenarannya apakah itu Yohanes pilot heli tersebut, perlu dicari tahu lebih lanjut," katanya.

Sebelumnya diberitakan, helikopter Bell 412-EP milik Penerbad jatuh di Malinau, Kaltara, 24 November lalu.

Saat kejadian, helikopter tersebut membawa lima prajurit TNI dan logistik untuk pasukan pengamanan perbatasan RI-Malaysia. Dari lima penumpang, hanya satu prajurit yang ditemukan selamat, yakni Lettu Cpn Abdi Darnain (29), kopilot helikopter tersebut.

Sementara itu Sekretaris Desa Long Sulit, Kusnadi, yang ditemui Tribun Kaltim (Tribun Network) di Malinau, mengaku telah mendapatkan laporan dari salah satu warga desanya.

"Memang benar Lettu Yohanes ditemukan warga. Yang pertama kali menemukan adalah Doni Bernadus," katanya.

Doni menemukan Yohanes di sebuah pondok tempat beristirahat di ladang milik kepala Desa Long Sulit.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved