Senin, 13 April 2026

Makam Tan Malaka di Kediri Akan Dipindah ke Sumatera Barat. Ini Jalan yang Ditempuh

Ferizal sangat setuju masalah pemindahan makam Tan Malaka jangan sampai merusak tali silaturahmi

Editor: Mairi Nandarson
surya/Didik Mashudi
Ahli waris Tan Malaka berziarah ke makamnya di Desa Selopanggung, Kediri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat bakal mengajak Pemkab Kediri melakukan musyawarah mufakat terkait rencana pemindahan Makam Pahlawan nasional Datuk Ibrahim Tan Malaka.

"Tradisi kami masyarakat Minang mencari kebaikan. Kalau musyawarah itu untuk kebaikan akan kami lakukan," ungkap Ferizal Ridwan, Wakil Bupati Limapuluh Kota kepada Surya Online, Minggu (25/12/2016).

Dijelaskan Ferizal Ridwan, ada yang perlu dipertimbangkan lagi terkait pemindahan makam Tan Malaka.

Karena masih ada urusan adat yang menggantung.

Karena masalah ini, kata Ferizal, bakal mempengaruhi generasi berikutnya.

"Tan Malaka adalah raja atau pucuk suku di Minangkabau. Sehingga kami akan merundingkan lagi antara manfaat dan mudharatnya," ungkapnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Namun Ferizal sangat setuju masalah pemindahan makam Tan Malaka jangan sampai merusak tali silaturahmi antara masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kediri.

"Selain itu jangan sampai menjadi polemik bagi kedua daerah," jelasnya.

Diakui Ferizal, sejauh ini terkait rencana pemindahan makam Tan Malaka belum sampai melibatkan pihak Kementerian Sosial.

Karena fokus saat ini masih koordinasi antara Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kediri.

"Untuk urusan dengan pemerintah pusat kami nanti akan koordinasikan," jelasnya.

Meski ada sejumlah versi terkait jenazah Tan Malaka, namun Ferizal tetap yakin dengan hasil penelitian resmi yang telah dilakukan selama ini.

"Apalagi dari 14 item parameter tes DNA, hasil tes kerangka jenazah ada 9 yang memenuhi," jelasnya.

Namun yang tidak kalah pentingnya adanya hubungan darah dan panggilan gaib.

"Buktinya saat kami ziarah ke makamnya ada hal - hal aneh yang terjadi. Panggilan itu di luar akal kita," ungkapnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved