PKS Karimun Buka Posko Peduli Banjir Bima
Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, sedikitnya 593 rumah rusak berat, 2.400 rusak sedang dan 16.226 rusak ringan
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Bencana banjir yang menimpa masyarakat Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 21 Desember 2016, memantik empati dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karimun.
Demi meringankan beban korban, DPD PKS Kabupaten Karimun berinisiatif membuka posko Peduli Banjir NTB tersebut.
Ketua DPD PKS Kabupaten Karimun, Suryadi mengatakan posko akan dibuka di kantor DPD PKS Kabupaten Karimun, kompleks ruko Telaga Mas, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
"Posko baru akan dibuka Rabu (4/1/2017) ," ujar Suryadi, Senin (2/1/2017).
Selain itu kata Suryadi, PKS juga membuka bank pakaian yang dipusatkan di Tanjung Melolo, Desa Pangke, Kecamatan Meral.
Bank pakaian ini di bawah tanggungjawab Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Kabupaten Karimun.
Banjir besar yang menerjang kawasan Kabupaten Bima, NTB pertengahan Desember 2016 merupakan salah satu yang terparah.
Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, sedikitnya 593 rumah rusak berat, 2.400 rusak sedang dan 16.226 rusak ringan.
"Ini merupakan bencana banjir yang terbesar dalam sejarah Bima," ujar Suyadi.
Suryadi mengimbau kader dan simpatisan PKS di Karimun untuk menyalurkan bantuan melalui posko. Begitu juga dengan masyarakat di Kabupaten Karimun.
"Mudah-mudahan korban sabar menghadapi musibah tersebut. Ini juga jadi pelajaran bagi kita di Karimun untuk senantiasa menjaga lingkungan," pesan Suryadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sejumlah-warga-berada-dekat-jembatan-yang-ambruk_20161228_115626.jpg)