Selasa, 7 April 2026

Curhat Mantan Honorer, 10 Tahun Mengabdi di Pemkab Bintan, Terbuang Gara-gara KTP

Tahun 2010 dirinya diangkat sebagai honorer dan selama itu mereka dipacu untuk bekerja keras. Hasilnya, sejumlah piagam penghargaan tingkat nasional.

TRIBUNBATAM/ AMINNUDIN
Aksi unjuk rasa mantan honorer di depan kantor Pemkab Bintan, Selasa (3/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Para mantan honorer yang dipaksa "pensiun" dari Pemkab Bintan, menyampaikan uneg-unegnya saat bertemu dengan Bupati Bintan Apri Sujadi, Selasa (3/1/2017)..

Selain Salminah, Adi, seorang honorer lainnya juga menyampaikan curhat yang mengaku telah mengabdi 10 tahun lamanya mengabdi di Pemkab Bintan.

Tahun 2010 dirinya diangkat sebagai honorer dan selama itu mereka dipacu untuk bekerja keras.

Hasilnya, sejumlah piagam penghargaan tingkat nasional berhasil ditorehkan Bintan.

Adi adalah mantan honorer Bintan asal Kota Tanjungpinang.

Dalam seleksi kemarin, kebijakan rekruitmen ulang yang mengharuskan ber-KTP Bintan, sehingga membuat Adi terlempar dari bursa rekruitmen sejak awal pembukaan.

Adi menanggung dua anak yang masih kecil kecil.

Selama jadi honorer, pemasukan dia per bulan juga tidak besar, hanya Rp 1,2 juta dan itulah yang dijadikan sumber nafkah keluarganya.

Dengan pendapatan sebesar itu, dia mengaku harus membayar lagi sejumlah tagihan kredit perbankan.

"Jika dipotong dengan tagihan tagihan bank, termasuk ongkos pulang pergi Tanjungpinang-Bintan saat menjadi honorer, tersisa Rp 500-an ribu. Itulah yang kami pakai untuk makan sekeluarga," ucapnya yang juga berkaca kaca pada siang itu.

Dia berharap ada kebijaksanaan Bupati Bintan Apri Sujadi untuk membuat mereka tidak terpuruk terlalu dalam.

Adi mengatakan, nasibnya masih beruntung jika dibandingkan beberapa teman mantan honorer yang lain.

Ada yang istrinya menghadapi kelahiran dan dihadapkan pada persoalan biaya.

Di tengah lingkarang kesulitan tersebut, sialnya, jaminan BPJS Kesehatan terputus per 1 Januari 2017.

"Kami mengharapkan kebijakan bapak bupati agar bisa membantu kami keluar dari masalah ini. Masalah ini tak mudah dihadapi kawan-kawan honorer yang kini dipecat," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved