Minggu, 12 April 2026

Wakapolda Kepri Beberkan Seratusan Polisi Bermasalah. Tahun Ini Bisa Turun?

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Didi Haryono wanti-wanti seluruh kepolisian untuk bekerja lebih profesional, disiplin dan penuh tanggung jawab

Foto: Humas Polda Kepri
Upacara rutin bulanan Polda Kepri, Selasa (17/1/2017), dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Didi Haryono. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wakil Kepala Polda Kepri, Brigjen Pol Didi Haryono memimpin upacara bulanan perdana tahun 2017 ini di lapangan Polda Kepri, Nongsa, Batam.

Dalam upacara itu, Didi memberikan kabar gembira terkait status Polda Kepri yang naik dari tipe B ke tipe A serta berbagai perkembangan menggembirakan dan membanggakan di institusi kepolisian itu selama 2016.

Kendati demikian, Didi mewanti-wanti seluruh kepolisian di wilayah Polda Kepri untuk bekerja lebih profesional, disiplin dan bertanggung jawab.

Sebab, ada catatan buruk yang dibeberkan oleh Didi.

Selama tahun 2016, Polda sudah memberi sanksi atau hukuman pada lebih dari 100 personel nakal.

Terdiri dari pelanggaran disiplin sebanyak 109 personel, pelanggaran kode etik sebanyak 41 personel, pelanggaran pidana sebanyak 7 personel serta pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) sebanyak 28 personel.

Di samping hukuman, Polda Kepri juga memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi, berjumlah 67 personel.

"Di bidang operasional, situasi Kamtibmas di Kepri selama tahun 2016 cukup kondusif. Hal ini tentunya hasil kerja keras seluruh fungsi-fungsi operasional dalam menjalankan fungsi dan perannya dengan baik," kata Didi seperti rilisnya ke Tribun Batam.

Khusus penegakan hukum, tahun 2016 terjadi penurunan jumlah tindak pidana sebesar 13,50 persen dan peningkatan penyelesaian kasus sebesar 2,87 persen dibanding tahun 2015.

Kasus narkoba tahun 2016 sebanyak 531 kasus dengan tingkat penyelesaian 91 persen.

Di bidang lalulintas, terjadi peningkatan jumlah kecelakaan yang memakan korban meninggal, luka berat atau luka ringan.

Namun, pelanggaran lalulintas terjadi penurunan.

Di bidang pengawasan, Polda Kepri juga melaksanakan kegiatan-kegiatan penanganan terhadap pungli baik yang dilakukan oleh internal maupun eksternal, menindaklanjuti pengaduan masyarakat sebanyak 49 pengaduan.

Didi mengingatkan bahwa trend gangguan keamanan terus meningkat dan makin bervariasi.

Gangguan keamanan masih terus menjadi trend, terutama masih banyaknya laporan masyarakat mengenai street crime (geng motor, penjambretan, curanmor).

Begitu juga aksi-aksi mogok buruh yang dapat mempengaruhi iklim investasi di Kepri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved