Senin, 4 Mei 2026

BUMD Tanjungpinang Segera Kelola Pas Masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura, Ini Target Waktunya

BUMD Tanjungpinang segara mengelola pas masuk pelabuhan Sri Bintan Pura. Ini target waktunya! Bagaimana dengan Pelindo Tanjungpinang? Ini jawabnya

Tayang:
Tribun BATAM/M Ikhwan
Suasana pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) akan segera mengelola pas masuk pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang. Baik itu pas di terminal Domestik maupun internasional.

Pengelolaan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama Business To Business (B to B) antara perusahan daerah Kota Tanjungpinang tersebut dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 Cabang Kota Tanjungpinang.

Direktur utama (dirut) PT TMB Asep Nana Suryana menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan pembahasan kerjasama tersebut bersama PT Pelindo 1 Cabang Kota Tanjungpinang. Pembahasan yang dilakukan diantaranya terkait masalah prsentase bagi hasil pengelolaan pas pelabuhan tersebut.

"Kami digesa waktu. Target kita 15 Februari sudah bisa berjalan. Sekarang kita sedang intens melakukan pembahasan itu. Nanti kalau sudah hasilnya saya kabari," katanya, Rabu (1/2) sore.

Setelah pengelolaan secara resmi dilakukan PT TMB, maka pihaknya akan menempatkan petugas-petugas yang akan bekerja di Pelabuhan SBP. Artinya mereka tidak hanya sekedar menerima uang bagi hasil pas pelabuhan saja layaknya bagi hasil dengan Pemko Tanjungpinang sebelumnya.

"Jadi kita benar-benar bekerja," tegasnya.

Memang sebelumnya, PT Pelindo 1 Cabang Kota Tanjungpinang menjalin MoU dengan Pemko Tanjungpinang terkait bagi hasil pas masuk pelabuhan SBP tersebut. Kerjasama semacam ini dikanal dengan istilah Business to Goverment (B to G). Namun kemudian, Pelindo 1 tidak memperpanjang kerjasama tersebut karena alasan aturan. Sehingga PT Pelindo 1 menginginkan kerjasama B to B.

Asep menjelaskan, selain pas masuk pelabuhan, BUMD juga akan mengelola parkir di Pelabuhan Bongkar Muat Sri Payung Batu 6, Kijang Lama, Kota Tanjungpinang. Nantinya, pihaknya yang mengontrol truk-truk pengangkut barang dan parkirnya. Juga pengisian air bersih ke kapal-kapal di pelabuhan tersebut.

"Semua ini sudah harus efektif berjalan pada triwulan pertama 2017 ini," katanya.

Kemudian untuk pengelolaan parkir di Pelabuhan SBP, juga akan dikelola BUMD. Namun baru akan dilakukan 2018 mendatang. Karena untuk pengelolaan parkir ini, pihaknya harus membeli mesin parkir terlebih dulu.

Asep mengaku optimis, bisa menjalankan kerjasama tersebut dengan baik. Sehingga hasil kerjasama yang dilakukan bisa berkontribusi. untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)."Mohon doanya," kata mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang ini. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved