Timnas Indonesia
Ternyata Ada Persamaan Pemain Spanyol dengan Pemain Indonesia di Sepakbola. Ini Kata Luis Milla
Jika dilihat kasat mata, memang tinggi rata-rata pemain timnas Spanyol terlihat pendek dan memang terhitung mungil ketimbang negara Eropa lain
Lagi-lagi masih dari peninggalan Indra Sjafri. Kendati terlalu dini untuk mengatkan tiki-taka, Milla memang cenderung lebih suka para pemainya bermain bola pendek.
Hal itu pula yang diterapkan Indra pada Indonesia U-19 di eranya.
Kala itu, permutasi antarpemain juga lebih kaku alias tidak ada jarak yang menganga antarposisi per pemain.
Satu perbedaan yang terlihat yakni, Milla menginstruksikan para pemainnya untuk melakukan umpan pendek saat skema sepak pojok.
4. Pola 4-3-3
Selain Indra, pola ini juga lazim digunakan oleh Alfred Riedl pada Piala AFF 2016.
Saat itu, Riedl lebih banyak memanfaatkan dua winger, Rizky Pora dan Andik Vermansah, untuk menopang satu striker, Boaz Solossa.
Mundur beberapa tahun, Indra menurunkan dua winger cepat, Ilham Udin Armaiyn dan Maldini Pali, untuk mendukung ujung tombak, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, saat menjuarai Piala AFF U-19 2013.
Pada seleksi tahap pertama, Milla barangkali harus menimbang dengan sangat untuk menentukan siapa di antara Saddil Ramdhani, Miftahul Hamdi, Yabes Roni, dan Febry Hariyadi, yang bakal terpilih nantinya.
Selain itu pada era Ivan Kolev di Piala Asia 2017, pola 4-3-3 juga dipakai sang pelatih.
Kala itu, Bambang Pamungkas jadi target man dengan disokong duo sayap kanan dan kiri, Budi Sudarsono serta Elie Aiboy.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelatih-timnas-indonesia-u-22-luis-milla_20170223_231425.jpg)