Sabtu, 11 April 2026

Pulang Kerja Hampir Tengah Malam, Motor Tio Dirampas di Sagulung hingga Kepala Berdarah-darah

Tio Arisandi, warga perumahan BRB pulang kerja dengan kepala berdarah-darah karena robek terkena benda tajam. Perbuatan siapa?

istimewa
Ilustrasi pembegalan motor 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kejahatan jalan yang akrab disebut begal semakin beringas di daerah Sagulung, Batam.

Kali ini, korbannya Tio Arisandi, warga perumahan Batam Riau Bertuah (BRB) tahap I RT 02/RW 13, Kelurahan Seilangkai, Sagulung, Batam.

Berdasarkan informasi yang dikembangkan Tribun dari Zulkarnain, orangtua Tio Arisandi (21), anaknya pulang kerja Sabtu (25/2/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kalau kejadiannya saya kurang tahu persis, yang saya tahu anak saya lari ke rumah, sampai di rumah kondisinya berdarah-darah, motornya katanya dirampas sama komplotan begal di jembatan Nato Sagulung,"kata Zulkarnain.

Zulkarnain, menuturkan malam itu juga dirinya langsung melarikan Tio, ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF).

"Di RSUD EF, anak saya mendapatkan 20 jahitan di kepalanya, karena robek terkena benda tajam,"kata Zulkarnain.

Selain luka di kepala Tio juga mendapat luka di bagian tangan kirinya.

"Setelah dilakukan penjahitan luka robek di kepala, Tio sudah kami pindahkan kerumah Sakit Elisabeth lubuk Baja,"kata Zulkarnain.

Zulkarnein, menceritakan anaknya bekerja di Muka-kuning Batam.

"Dia kebetulan masuk siang, pulang malam. Jadi Hari sabtu itu anak saya pulang pukul 23.00 WIB, dia lewat simpang Hutatap, sampai di Simpang Nato, sekelompok anak-anak geng motor langsung menghentikan Tio dan merampas kunci motornya,"kata Zulkarnein.

Dia menjelaskan anaknya langsung lari menyelamatkan diri ke arah perumahan yang tidak jauh dari jembatan tersebut.

"Dia lari motornya ditinggalkan, sampai saat ini kami juga tidak tahu dimana motor anak saya,"kata Zulkarnain.

Berdasarkan informasi yang dikembangkan Tribun dari warga sekitar, sepanjang jembatan Nato Sagulung, selama ini memang sering menjadi tempat nongkrong anak-anak geng motor.

"Di situ memang sering anak-anak geng seumuran remaja dan dewasa nongkrong, apalagi malam hari disana sering kali ada anak-anak nongkrong,"kata Ratni ibu RT 02/RW 12 di perumahan BRB. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam, edisi Selasa, 28 Februari 2017

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved