NEWSVIDEO. Tiap Hujan Pasti Banjir, Pengendara Takut Melintasi Jalan Marina
Jalan Marina, tepatnya 100 meter dari pintu empat Kawasan Bintang Industri Tanjunguncang, menjadi langganan banjir, setiap kali hujan datang.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Jalan Marina, tepatnya 100 meter dari pintu empat Kawasan Bintang Industri Tanjunguncang, menjadi langganan banjir, setiap kali hujan datang. Kecilnya drainase membuat jalan tersebut selalu banjir dan membuat pengendara susah untuk melintas.
"Mas,,,,, bisa lewat nggak? Banjirnya dalam nggak, takut motor mogok nih." Inilah kata-kata yang diutarakan para pengendara sepeda motor yang hendak melintas dari jalan Marina, menuju Tanjungriau Sekupang, Batam, Sabtu (4/3/2017).
Ningsih, Warga Marina View yang sedang melintas mengaku, jalanan tersebut memang kerap banjir saat hujan turun. "Jalan ini banjir terus, setiap kali hujan, selalu banjir, ngeri juga kalau sempat motor kita mogok, bengkel dan tambal ban jauh,"kata Ningsih
Menurutnya, banjirnya yang datang memang tidak lama karena setelah hujan berhenti, airnya langsung kering tapi sangat mengganggu. "Banjir ini terjadi setelah lahan di Marina dilakukan penimbunan,"katanya.
Ningsih juga menjelaskan dulunya sebelum lahan di Marina dilakukan penimbunan, jarang terjadi banjir di jalan tersebut.
"Inikan lahan sebelah kanan jalan kalau dari Simpang Base Camp, kondisinya dulu rawa, jadi airnya langsung kesana, sekarang sudah tidak ada lagi rawa disini, semua sudah ditimbun,"kata Ningsih.
Ningsih juga menjelaskan lahan di Marina sampai Bapelkes Marina sudah ditimbun. "Mungkin karena belum dibangun jadi drainasenya belum dibuat, makanya air bertahan," terangnya.
Sementara itu, Deri, seorang pengendara Suzuki Smash yang nekad menerobos banjir akhirnya terjebak karena motornya mogok. "Ah,,,,,, mogok," katanya sembari turun dari motornya.
Deri yang datang dari Arah Marina menuju Simpang base Camp tersebut harus mendorong sepeda motornya karena mati di tengah genagan air.
"Tadi saya terlambat turun gigi, tadi saya paksa, makanya mogok, airnya juga dalam,"kata Deri.
Dri harus mendorong kendaraannya kurang lebih 500 meter kearah Batuaji,pasalnya bengkel dan tambal ban jaraknya kurang lebih 500 meter dari lokasi banjir.(Ian)