RSUD M Sani Karimun Bantah Pasien Pingsan Usai Disuntik Anti Biotik, Ini Kejadian Sebenarnya!

RSUD Karimun bantah pasien pingsan akibat tindakan medis. Ini kejadian sebenarnya versi manajemen rumah sakit!

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Manajemen RSUD Muhammad Sani Karimun membantah keterangan pasien atas nama Eva Linawati (30) bahwa yang bersangkutan pitam usai disuntik anti biotik oleh dr Je, dokter spesialis paru-paru di rumah sakit pelat merah itu, beberapa hari lalu.

"Tidak ada kejadian itu, pasien sampai pingsan usai disuntik oleh dokter di RSUD Muhammad Sani Karimun," kata Kabid Pelayanan RSUD Muhammad Sani Karimun, dr Rosdiana saat konferensi pers, Minggu (5/3/2017) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Rosdiana juga memastikan penanganan oleh dr Je sudah prosedural seperti memberikan tahukan kondisi pasien apabila diberikan suntikan anti biotik yakni sedikit sakit dan fly.

Rosdiana juga menyebutkan sebelum diberikan suntikan, dr Je sudah melakukan tindakan skin test untuk melihat efek dari obat yang akan diberikan.

"Skin test juga sudah dilakukan sebelum pemberian obat kepada pasien," terang dokter spesialis saraf itu.

Pihaknya menduga ada kesalahpahaman antara pasien dengan dr Je. Termasuk perihal pemberian rujukan yang sempat disampaikan dr Je kepada Eva.

"Perihal itu, kami akui ada dan dokter sudah menyampaikan permintaan maafnya bahwa ia belum selesai dengan pasien. Rujukan diberikan kalau dokter memang tidak mampu dikarenakan kondisi medis pasien yang perlu penanganan lebih," kata Rosdiana.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun, dr Zulhadi, Kabag TU Hermanto dan tiga dokter lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved