Belum Setahun Lantai Keramik Rusak, Siapa Tanggung Jawab Perbaikan? Ini Jawaban Walikota Pinang

Belum setahun sebagian lantai keramik Gedung Gonggong rusak, siapa tanggung jawab perbaikan? Ini jawaban Walikota Tanjungpinang

Belum Setahun Lantai Keramik Rusak, Siapa Tanggung Jawab Perbaikan? Ini Jawaban Walikota Pinang
Tribunbatam/M Ikhwan
Sejumlah pekerja memperbaiki keramik yang rusak di Gedung Gonggong, Selasa (7/3/2017). Biaya perbaikan dibebankan ke kontraktor karena masih menjadi tanggung jawab perawatannya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sejumlah tukang bangunan tampak membongkar dan memasang ulang sebagian keramik di pelataran lantai dua Gedung Gonggong, Tepi Laut Kota Tanjungpinang.

Hal tersebut dilakukan oleh kontraktor sebagai bantuk tanggungjawab perawatan. Adapaun kontraktor Gedung Gonggong yang rampung dibangun akhir 2016 lalu adalah PT Findomuda Desain Cipta.

Perawatan dilakukan karena beberapa keramik di lantai dua tersebut sudah ada yang mengalami kerusakan seperti lepas. Memang, sejak resmi dibuka untuk umum, gedung tersebut selalu saja ramai dikunjungi warga maupun wisatawan.

Selain itu, keramik yang rusak tersebut berada di pelataran lantai dua yang tak beratap sehingga langsung diterpa hujan dan panas.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang dimintai tanggapan terkait kerusakan gedung gonggong yang belum genap setengah tahun diresmikan tersebut menjelaskan, pengerjaan tersebut murni pemeliharaan yang dilakukan kontraktor.

Sehingga Pemko tidak mengeluarkan anggaran sama sekali untuk itu.

"Kalau gedung kan masa pemeliharaannya enam bulan. Jadi gedung ini sampai April masa pemeliharaannya. Jadi ini murni pemeliharaan biayanya dari kontraktor," kata Lis, Selasa (7/3/2017).

Memang dia mengakui, pemeliharaan juga dimintanya karena pada pelataran sisi depan lantai dua tersebut agak sedikit cekung. Sehingga saat hujan tiba, air akan menggenang di tempat tersebut.

"Ini kan belum secara resmi diserahterimakan. Tunggu selesai masa pemeliharaan baru diserah terimakan. Kita bersykur juga sama kontraktor karena gedung sudah bisa kita buka untuk umum," katanya.

Untuk diketahui Gedung Gonggong tersebut diresmikan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) Arief Yahya 29 Oktober 2016 lalu. Peresmian disejalankan dengan malam puncak Festival Bahari Kepri (FBK). Gedung yang menjadi ikon baru Kota Tanjungpinang tersebut saat ini dijadikan sebagai Tourisem Information Center (TIC).(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved