ALAMAK! Ibu Rumah Tangga Jadi Bandar Sabu di Batam. Jaringannya Anggota Satpol PP Pinang
Dari pengakuanya, barang itu ia masuk melalui pelabuhan tikus dari Malaysia. Untuk bertaransaksi, mereka menggunakan cara buang barang di tengah laut
Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan/Danang Setiawan
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satnarkoba Polresta Barelang membekuk tiga pengedar sabu.
Dari tangan ketiga orang tersebut, polisi mengamankan sebanyak 1079 gram sabu.
Penangkapan ini dari hasil pengembangan pihak kepolisian pada penangkapan 23-25 Februari 2017 lalu.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika saat ekspose di Mapolresta Barelang mengatakan, awal polisi menangkap satu tersangka berinisial AB.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 15,31 gram dan empat butir ekstasi.
"Kita amankan dia di bekas pasar Baloi Centre. Kita temukan paket sabu dalam paket besar. Satu paket dijual dengan harga Rp 15 juta," sebut Helmy, Rabu (8/3/2017) siang.
Polisi mulai melakukan pengembangan. AB mengaku mendapatkan sabu tersebut dari tersangka berinisial MS, seorang perempuan yang tinggal di Tiban GPI.
Polisi melakukan penggerebekan. Selain MS, polisi membawa barang bukti sebanyak 1,8 gram sabu dari rumah itu.
"Dia ini tidak bekerja, hanyà sebagai ibu rumah tangga saja. Dari pengakuanya, barang itu ia masuk melalui pelabuhan tikus dari Malaysia. Untuk bertaransaksi, mereka menggunakan sistem buang barang di tengah laut," sebutnya.
Dari pengakuan MS polisi kembali melakukan pengembangan.
Menurut MS, barang-barang tersebut dijual kepada PR, seorang honorer anggota Satpol PP di Pemko Tanjungpinang.
PR dibekuk polisi di kawasan Pelabuhan Punggur saat hendak berangkat ke Tanjungpinang.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu sebanyak empat paket.
Tak berhenti, polisi melakukan pengembangan sampai ke rumah pelaku yang ada di Tanjungpinang.
"Barang bukti yang kita amankan sebanyak 56,27 gram sabu," tambah Helmy.
Menurut Helmy, jaringan narkoba dari Malaysia sudah kesekian kalinya ditangkap oleh Satnarkoba Polresta Barelang.
"Barang-barang ini memang datang dari malaysia melalui pelabuhan tikus," tegasnya.