Satu Perempuan dan Tiga Pria yang Ditangkap di Arena Sabung Ayam Tersangka. Ini Perannya
Awalnya, diamankan 26 orang. Ternyata, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, hanya empat yang terkait langsung dengan judi sabung ayam itu
Laporan Leo Halawa
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Perempuan berinisial PN yang tertangkap tangan saat penggerebekan arena sabung ayam di Baloi Kolam, Batam Kota, Sabtu (11/3/2017) lalu, resmi menjadi tersangka.
Selain PN, tiga laki-laki lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka, sementara 23 orang lainnya hanya sebagai saksi.
Penyidik Ditrekrimum Polda Kepri menjerat empat orang ini dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 10 tahun penjara.
Dirkrimum Polda Kepri Kombes Pol Eko Pudjo Nugroho melalui Kasubdit III Ditreskrimum AKBP R. Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah kepada Tribun Batam, Selasa (14/3/2017) mengatakan, para tersangka ini memiliki peran yang berbeda.
PN bersama pria bernama AB adalah penyelenggara judi sabung ayam tersebut. Sedangkan AL dan ST sebagai pemain.
"Jadi yang jadi tersangka dua pemain dan dua penyelenggara," kata Bagus.
Bagus menambahkan, pihaknya memeriksa enam orang saksi dalam kasus ini.
Sebelum menggerebek tempat judi ini, petugasnya melakukan pengecekan dan penyelidikan terlebih dahulu sehingga sudah diketahui seluk-beluk judi sabung ayam tersebut.
Awalnya, diamankan 26 orang. Ternyata, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, hanya empat yang terkait langsung dengan aktivitas judi sabung ayam itu.
Sedangkan yang lainnya hanya sebagai penggembira dan penonton.
Selain membawa 26 orang, polisi juga membawa 80 unit sepeda motor yang diparkir di sekitar areal sabung ayam.
Saat penggerebekan, pemiliknya kocar-kacir dan kabur sehingga sepeda motor tersebut ditinggal begitu saja.
Polisi memperbolehkan pemilik untuk mengambilnya.
Hanya saja, pemilik harus menunjukan BPKB, STNK dan KTP. Bila kredit, maka dapat diambil surat bukti kredit dari lembaga pembiayaan.
"Kami tidak mempersulit masyarakat. Kami ikut membawa motor itu lantaran situasi saat itu sedang riuh. Daripada terjadi hal-hal yang tak diinginkan, kami bawa saja. Ntar hilang, dibilang gara-gara polisi. Makanya kami tunggu masyarakat yang ingin ambil motornya," katanya tersenyum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sabung-ayam_20170312_200537.jpg)