Terapis di Spa Esek-esek yang Dibongkar Polisi di Bali Ternyata Ada yang Berasal dari Batam

Spa ini terang-terangan dalam akun facebook menawarkan threesome kepada para pelanggannya dengan tarif Rp 1,1 juta

Tribun Bali/I Dewa Satya Parama
Ketiga pengelola prostitusi online ditetapkan sebagai tersangka. 

Para terapis yang bekerja di sana berpenghasilan sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Kata Kombes Kenedy, pemasaran spa esek-esek dilakukan dengan cara menawarkan paket-paket khusus terutama melalui media sosial seperti facebook.

Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombespol Kenedy
Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombespol Kenedy (kompas.com/Robinson Gamar)

Setidaknya ada 5 paket khusus dengan varian harga yang berbeda yang sering ditawarkan melalui facebook, BBM dan Line.

“Di dalam akun Facebook menawarkan jasa esek-esek spa, dalam tawaran tersebut ada beberapa cewek sexy dan juga penerapan tarif. Berbagai macam penawaran khusus,” jelasnya.

Paket khusus yang dimaksud diakhiri dengan hubungan suami istri.

Spa yang dimiliki tersangka berinisial IM (37) dan DK (29) menawarkan jasa prostitusi via online.

Seorang wanita berinisial AY (32) yang berperan sebagai marketing spa turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online ini.

Saat penggerebekan terjadi, petugas juga mengamankan 18 terapis.

Pengungkapan ini bermula saat Unit Cyber Crime Polda Bali bersama Kanit Cyber Crime Polda Bali, Kompol I Wayan Wisnawa Adiputra melakukan patroli dan menemumakan akun facebook yang cukup sering memasarkan spa plus-plus di media sosial.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas kemudian langsung menggerebek dan mengamankan 24 pekerja.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved