Kebakaran Pasar Seken Aviari

Pedagang Hanya Bisa Pasrah, Ngaku Satu Kios Merugi Rp 70 juta

Pedagang ngaku pasrah dengan musibah kebakaran. Kebakaran juga membakar habis modal dagangan. Satu kios, pedagang ngaku merugi Rp 70 juta

TRIBUNBATAM/REHAN DENY
Petugas pemadam Kebakaran Kota Batam dan BP Batam berjibaku menjinakkan api yang melalap kios di Pasar seken Aviari, Senin (20/3/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - tinggal puing tidak ada barang yang bisa diselamatkan, Apinya sangat cepat, ya mau gimana lagi, Nasiblah. Inilah ungkapan Parasian, pedagang barang bekas alat-alat dapur, di Pasar Aviari, Senin (20/3) di Pasar Aviari Batuaji.

Dengan wajah lesu Parasian memandangi bekas kebakaran kios, yang juga menghabiskan barang barang jualannya di kios nomor 9."Tadi pagi saya dibanguni, pukul 07.00 WIB, katanya kios terbakar, saya tidak bisa berbuat apa-apa,"kata parasian dengan suara sedikit bergetar.

Baju yang basah kuyup, pedagang barang bekas alat-alat dapur rumah tangga tersebut menceritakan sejak dirinya dibangunkan dan diberitahu bahwa jajaran kios tempat jualan mereka terbakar, Parasian sudah Pasrah."Tadi begitu dikasih tau, saya sudah pasrah, karena saya sudah tahu sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang disana,"katanya.

Parasian menuturkan modalnya untuk memenuhi barang di kiosnya kurang lebih Rp 70 juta."Hanya sebentar modal Rp 70 juta, habis terbakar, ya nasiblah,"katanya pasrah.

Kios berukurang empat kali eman meter tersebut sudah penuh dengan barang."Barang kita disana sudah banyak, baik dari plastik dan stanlees, nanti semuanya cuma bisa di jual rongsokan,"katanya lagi.

Di tempat yang sama Rizky, warga pemda satu menuturkan kronologis kejadian, dimana apinya awalnya berasal dari kion nomor satu," Tadi kejadiannya, pukul 05.45WIB, apinya awalnya kecil, warga sempat berdatangan, berusaha memadamkan, tetapi avinya malah cepat membakarnya,"kata Rizky.

Dia menuturkan warga yang ada dilokasi menyiram kios dengan air yang sudah mengalir dari depan kios,"Hujannya kan lumayan juga kencangnya jadi di depan kios air sudah mengalir, namun karena apinya sudah besar, tidak bisa diselamatkan,"kata Rizky.

Rizky, menuturkan di kios tersebut tidak ada yang tinggal dilokasi."Pemilik kios tidak ada yang tinggal disana, makanya tadi tidak ada yang sempat menyelamatkan barang-barangnya,"terangnya.

Dia juga menuturkan warga yang ada dilokasi tidak ada yang berani mengeluarkan barang dari kios,"Semua kiosnyakan di tutup, jadi tidak ada yang berani mengeluarkan barang,"kata Rizky.

Sampai saat ini, bekas kebakaran kios di Aviari menjadi tontonan warga sekitar yang datang ke lokasi. Meski hujan turun tetapi ratusan warga terus berdatangan untuk melihat kondisi kebakaran di Aviari.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved