Selasa, 7 April 2026

Setelah Dilepas, Tim TNI Kembali Pasang Segel Landing Station Sacofa. Ada Apa?

Setelah sempat dilepas, tim TNI kembali pasang segel ke landing station Sacofa di Anambas. Ada apa?

Istimewa
Tim dari TNI saat menyegel kembali landing station Sacofa Kamis (23/3/2017) malam kemarin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Keberadaan landing station Sacofa di Anambas kembali menjadi perhatian. Setelah segel yang sebelumnya terpasang pada beberapa ruangan seperti equipment dan battery room dilepas,

tim dari TNI kembali memasang segel pada ruangan perangkat keras landing station yang berlokasi di jalan Takari RT 05/RW III nomor 44 Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan itu Kamis (23/3/2017) malam kemarin.

Tim yang terdiri dari Lanal Tarempa dan Koramil 02/Tarempa it pun, tampak berjaga mulai dari pintu masuk hingga di bagian dalam landing station tersebut. Penyegelan pun, dilakukan sekitar pukul 18.15 WIB. ‎

"Kami mendapat perintah dari Kodim dan Korem, perintahnya segel," ujar Dandim 0318 Natuna melalui Perwira Penghubung Mayor (Kav) Harioko, Kamis (23/3/2017) malam kemarin.

Pihaknya pun menjawab diplomatis ketika disinggung perintah penyegelan langsung dari Panglima TNI. Ia kembali menjelaskan, perintah penyegelan ‎berasal selain dari Komando Resor Militer (Korem) 033/Wira Pratama, juga bersumber dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas komunikasi, informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas terkait hal ini.

"Yang kami segel perangkat kerasnya. Dengan adanya dibuka kemarin, kita gak tahu. Apakah mereka operasional kembali atau tidak tahu. Terkait penyegelan ini pun, sudah kami sampaikan kepada Pak Bupati," ungkapnya.

Paska penyegelan, landing station ini pun dalam pengawasan TNI. Sebanyak 15 orang anggota dari Lanal Tarempa dan TNI Angkatan Darat, dikerahkan untuk menjaga landing station paska penyegelan tersebut. Garis polisi berwarna kuning pun, kembali melintang pada sejumlah ruangan di landing station tersebut.

Informasi mengenai perintah langsung dari Panglima TNI kepada anggota TNI di daerah untuk menyegel kembali landing station tersebut, disampaikan oleh salahseorang anggota TNI yang berada di landing station tersebut. Mereka cukup terkejut ketika mengetahui ada perintah untuk melakukan penyegelan kembali landing station perusahaan asing yang bergerak pada jasa telekomunikasi tersebut.

"Perintahnya mendadak. Sebelum Magrib kami mendapat perintahnya untuk menyegel kembali tempat ini," ujar salahseorang anggota. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Sabtu (25/3/2017)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved