MEMILUKAN. Dikira Hanya Batuk Biasa, Ternyata Balita Ini Menderita Kanker

Awalnya, Daisy Wigginton terserang gejala flu dan kedua orangtuanya memberikan obat penurun panas berbentuk sirup dan merawatnya di rumah.

MEMILUKAN. Dikira Hanya Batuk Biasa, Ternyata Balita Ini Menderita Kanker
Nakita.id
Daisy Wigginton, balita usia 4 tahun yang berjuang melawan kanker 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Awalnya, Daisy Wigginton terserang gejala flu dan kedua orangtuanya memberikan Calpol (sejenis obat penurun panas berbentuk sirup) dan merawatnya di rumah saja.

Tapi ketika Daisy mengalami batuk terus-menerus, akhirnya ayah dan ibunya membawa Daisy ke dokter umum, di mana dokter mengatakan kepada mereka itu hanyalah asma dan kemudian diberi resep inhaler dan steroid. Obat-obat pelega napas yang kerap digunakan para penyandang asma,

Pengobatan awal memang tampak bekerja, tapi dua minggu kemudian batuk-batuknya kambuh dan bahkan lebih parah.

Orangtuanya, Darren dan Ria Wigginton membawanya ke A & E alias Accident and Emergency (UGD) ketika si kecil bertambah lesu dan panas tinggi. Selanjutnya, Daisy segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Southampton.

Namun, dokter kemudian menemukan bahwa Daisy tidak menderita asma sama sekali, tetapi menderita kanker. X-ray mengungkapkan tumor ganas telah meliputi paru-paru kanan, limpa dan ginjalnya, sehingga hal ini menghancurkan saluran pernapasannya dan membuatnya sulit untuk bernapas.

Daisy didiagnosis mengidap T-cell Lymphoblastic Lymphoma dan sekarang ia tengah menjalani kemoterapi. Ayahnya, Darren, 43, asal dari Chichester, West Sussex, mengatakan, "Ketika mereka melakukan scan dan tumpukan ini benar-benar menutupi sisi kanan paru-paru dan dia memiliki tumor di atas hatinya.”

"Kami tidak pernah berpikir batuk ini akan berubah menjadi kanker dalam mimpi terburuk kami. Jika kami tidak bersikeras (mencari tahu penyebab) itu akan menjadi bahaya.”

Darren menambahkan bahwa jika ia dan istri tidak membawa Daisy ke unit gawat darurat untuk ketiga kalinya, pasti mereka akan kehilangan Daisy selama-lamanya.

Darren yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta dan istrinya, Ria yang merupakan seorang perawat, 33, pertama kali melihat bahwa Daisy sedang tidak mengalami kondisi sehat pada akhir Oktober tahun lalu, ia sering batuk, sesak dada dan tenggorokan kering.

Mereka mengira pada awalnya Daisy hanya mengalami infeksi biasa di dada, sehingga ia hanya diberikan sirup batuk dan parasetamol. Kemudian pada pertengahan November tahun lalu, mereka membawa Daisy ke GP di mana Daisy didiagnosis mengalami asma, sehingga hanya diberikan resep inhaler dan steroid.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved