Sabtu, 11 April 2026

Penyekapan Anak di Seraya

Atuk: Mana Ada Saya Sekap Dia. Saya Marah Karena Dipisahkan

Penyesalan mendalam terlihat di wajah Kamarulzaman‎ Bin Abdul Rahman. Warga Negara Singapura itu benar-benar menyesal telah menyekap putrinya.

Tribun Batam/Danang Setiawan
Kamarulzaman alias Atuk (berkaos hitam) di Mapolresta Barelang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Penyesalan mendalam terlihat di wajah Kamarulzaman‎ Bin Abdul Rahman.

Warga Negara Singapura itu benar-benar menyesali perbuatannya menyekap putrinya sendiri selama berjam-jam di rumahnya.

Rasa sayang, rindu, dan sakit hati berkecamuk di dadanya hingga mendorongnya berbuat aksi nekat itu.

Pria yang akrab disapa Atuk itu mengatakan tidak pernah berniat menyekap anaknya.

Ia membawa putrinya yang baru berusia delapan tahun itu dari sekolah karena terdorong rasa rindu.

Baca: Atuk Ditahan Polisi, Begini Kondisi Rumah Tempat Penyekapan Maisa

Baca: Atuk Sering Marah-marah Setelah Bercerai. Anak Kos pun Ikut Diusir dan Tetangga Dilempari

Baca: NEWSVIDEO. Saat Polisi Mendobrak, Atuk Peluk Maisa. Berikut Keterangan Kapolres

"Saya sayang sama dia. Nggak ada saya sekap, mana ada saya sekap dia. Dari kecil saya gendong dia, manalah mungkin saya sekap dia. Saya marah karena dipisahkan dengan dia," ujar Atuk di ruangan penyidik.

‎Atuk mengungkapkan sudah sejak sebulan lebih ia tak bertemu Maisa. Pasalnya, putri angkatnya itu dibawa oleh sang istri dari rumahnya.

"Saya jemput dia dari dua hari lepas. Rindu kali, lama tak Jumpa. Tak pernah dibawa ke rumah dia, sudah hampir sebulan," ucapnya. (*)

Baca: Di Mata tetangga, Atuk Dikenal Tempramental dan Punya Hobi Tembak Tikus

Baca: TERUNGKAP. Ternyata Karena Alasan Ini Atuk Sekap Anaknya Sambil Membawa Parang

Baca: BRAKKK! Pintu Dijebol Polisi, Atuk Ditelikung dan Langsung Digelandang ke Mobil Bak Terbuka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved