Nadir ke Turki Salurkan Bantuan Kemanusiaan. Mabes Polri: Bukan Ditangkap, Tapi Dijemput
Begitu mendarat di Bandara Junada, Sabtu (8/4/2017) lalu, Nadir diamankan dan diperiksa Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror
* 5 April 2017: Dilakukan pemeriksaan di rumah sakit di Istanbul.
* 6 April 2017: Dideportasi ke Indonesia (Bandung dan Surabaya), transit di Kuala Lumpur.
Menurut Rikwanto, setiap deportan yang berhubungan dengan Turki maupun informasi radikal dari pemerintah lain, diberitahukan kepada Densus 88 Antiteror untuk dilakukan pemeriksaan.
"Hasil interogasi keduanya, motivasi masuk ke wilayah perbatasan Suriah terkait misi kemanusiaan, sebagai relawan dari Yayasan Qouri Umah," jelas Rikwanto.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangare, mengungkapkan Nadir Umar diamankan sesaat setelah turun dari pesawat AirAsia XT 327 penerbangan Kuala Lumpur-Surabaya di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sabtu, sekira pukul 16.30 WIB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/juru-bicara-mabes-polri_20161226_151139.jpg)