Kamis, 9 April 2026

Curiga Dugaan Ini, 9 Hari Meninggal Makam Bidan Ini Dibongkar Untuk Autopsi

Curiga terjadi dugaan pembunuhan, 9 hari meninggal makam bidan ini dibongkar untuk autopsi. Ini hasilnya?

KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN
Pembongkaran makam Afivah A. Rahman, bidan honorer yang meninggal di puskesmas pembantu (Pustu) Doworo, Kecamatan Tidore Kepulauan untuk proes otopsi, Sabtu (15/4/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TERNATE-Polres Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Sabtu (15/4/2017) siang tadi membongkar makam AR, bidan honorer yang meninggal di puskesmas pembantu (Pustu) Doworo, Kecamatan Tidore Kepulauan, Jumat (7/4/2017).

Baca: Ngeri! Inilah 5 Fakta Penangkapan Otak Pembantaian Satu Keluarga di Medan

Baca: Lagi Ngetren! Meski Bercerai Pasutri di Negara Ini Asyik Tinggal Serumah. Ini Alasannya!

Baca: Digugat Harta Warisan Tiga Anaknya, Ibu Ini Ngaku Tawarkan Tanahnya Rp 10 Miliar

Pembongkaran makam AR dalam rangka autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Autopsi dipimpin Komisaris Polisi Maulidin, dokter forensik Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dibantu tim dokter Polda Maluku Utara.

Kapolres Tidore, AKBP Azhari Juanda menjelaskan, dari hasil autopsi yang dilakukan terhadap jenazah Afivah, dapat disimpulkan bahwa korban sedang tidak hamil. Selain itu, diketahui pula bahwa kematian korban disebabkan cekikan atau lilitan tali di leher.

“Kematian korban bisa dibilang karena pembunuhan akibat lilitan tali di leher, kemudian ada upaya pencabulan yang dilakukan pelaku hanya saja korban saat itu ada upaya perlawanan,” kata Kapolres.

Dengan hasil autopsi ini, kapolres berharap dapat menjadi acuan dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kasus ini.

“Kami juga berharap kepada masyarakat agar turut membantu, dapat menyampaikan informasi sekecil apapun ke aparat kepolisian terdekat,” kata kapolres.

Korban ditemukan meninggal di salah satu kamar di puskesmas pada Jumat (7/4/2017) pukul 09.30 WIT dalam posisi diatas kasus dengan bantal menutupi wajahnya.

Di leher korban juga ditemukan seutas tali, sementara di lantai terlihat beberapa helai rambut korban. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved