Tabrakan Maut di Puncak
Korban Selamat Tabrakan Maut Puncak: Tiba-tiba Gelap, Mobil Sudah Terbalik
Posisi saya dari bawah mau ke atas. Pas di tanjakan itu (Selarong), ada bus warna orange yang jalannya kok ke kanan terus
Laporan Raymas Putro
BATAM.TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Seluruh korban tewas dan luka dalam kecelakaan di jalur Puncak, Bogor, dilarikan ke RSUD Ciawi dan RS Goenawan Partowidagdo, Cibeuruem, Kabupaten Bogor.
Bagaimana tabrakan beruntun itu bisa terjadi?
Berikut kesaksian Deni Hermansyah (24) salah seorang korban selamat dalam kecelakaan tersebut.
"Saat itu arus lalulintas di Puncak sedang dua arah ke Jakarta," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com di RSUD Ciawi.
Deni yang menumpang Toyota Avanza saat itu mengarah dari Gadog menuju Puncak, atau arah berlawanan dengan bus pariwisata yang menebar maut.
"Posisi saya dari bawah mau ke atas. Pas di tanjakan itu (Selarong), ada bus warna orange yang jalannya kok ke kanan terus," katanya.
Ternyata bus tersebut, kata Deni, menabrak mobil di depannya dan kendaraan dari arah berlawanan.
"Saya pasrah aja, saya cuma bisa istigfar. Tiba-tiba gelap, lalu mobil kami sudah terbalik," tambahnya.
"Alhamdulilllah Allah masih ngasih selamat, seluruh keluarga di mobil cuma mengalami luka rigan," tuturnya.
Mobil Toyota Avanza nomor polisi F 1851 CD yang ditumpanginya kini dalam keadaan rusak berat.
"Saya dan keluarga tidak mikirin soal mobil, yang penting kitanya selamat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kecelakaan-puncak_20170422_200947.jpg)