Kamis, 28 Mei 2026

Tabrakan Maut di Puncak

Risman : Saya Lari Tiba-tiba Ada yang Nabrak dari Belakang

Korban kecelakaan beruntun di Tanjakan Selarong, Jalan Raya Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) masih syok.

Tayang:
TRIBUNNEWS BOGOR
Risman, warga Kampung Cibogo yang menjadi korban tabrakan beruntun di Tanjakan Selarong, Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) 

Sedangkan satu korban tewas lainnya atas nama Dadang Sulaiman, Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor dibawa ke RS Goenawan Partowidagdo, Cibeureum, Kabupaten Bogor.

Suasana kecelakaan beruntun di Jalur Punbcak Bogor, Sabtu (22/4/2017) sore.
Suasana kecelakaan beruntun di Jalur Punbcak Bogor, Sabtu (22/4/2017) sore. (TribunnewsBogor.com/Nafal Fauzi)

Kepala Bagian Humas RSUD Ciawi, Heri Juhaeri menjelaskan, identitas tiga korban tewas yang ditangani di RSUD Ciawi adalah Diana Simatupang (24) meninggal di RS, Oktariansyah (26) dan Zaenudin (45) meninggal di lokasi kejadian.

Hingga saat, puluhan korban luka-luka masih menjalani perawatan di RSUD Ciawi.

Seperti diberitakan sebelumnya, tabrakan maut di tanjakan Selarong, Jalan Raya Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) tadi sore menyebabkan empat  orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban tewas dan luka dilarikan ke RSUD Ciawi dan RS Goenawan Partowidagdo, Cibeureum, Kabupaten Bogor.

Salah seorang korban tewas adalah Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Dadang Sulaiman.

Bagaimana tabrakan beruntun itu bisa terjadi?

Berikut kesaksian Deni Hermansyah (24) salah seorang korban selamat dalam kecelakaan tersebut.

"Saat itu arus lalu lintas di Puncak sedang dua arah arah ke Jakarta," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com di RSUD Ciawi.

Deni yang menumpang Toyota Avanza mengarah dari Gadog menuju Puncak, atau arah berlawanan dengan kendaraan dari arah sebaliknya.

"Posisi saya dari bawah mau ke atas, pas di tanjakan itu (selarong) ada Bus warna orange yang jalannya kok ke kanan terus," katanya.

Ternyata bus tersebut kata Deni menabrak mobil di depannya dan kendaraan dari arah berlawanan.

"Saya pasrah aja, saya cumam bisa istigfar, tiba-tiba gelap lalu mobil sudah terbalik," tambahnya.

"Alhamdulilllah Allah masih ngasih selamat, seluruh keluarga di mobil cuman mengalami luka rigan," tuturnya.

Mobil Toyota Avanza nomor polisi F 1851 CD yang ditumpanginya kini dalam keadaan rusak berat.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved