ALAMAK! Pria Ini Tewas Ditebas Parang Rekan dan Istrinya
Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, korban Robertus tewas di depan rumahnya setelah mengalami luka bacok
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Aksi pembunuhan sadis terjadi di Desa Kiubaat, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seorang ibu rumah tangga, Debora Tausu Atonis (47) nekat menghabisi suaminya, Robertus Taosu (45), dengan cara menyerangnya dengan sebilah parang.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, korban Robertus tewas di depan rumahnya setelah mengalami luka bacok di sekujur tubuh.
Kejadian itu, kata Jules, bermula ketika korban bersama tiga orang tetangganya, yakni Daniel Tenis, Krisben Biaf dan Kornelis Faria, minum laru di rumah milik Daniel Tenis.
Baca: Polisi yang Tak Sengaja Tembak Anak Kandungnya, Menyerahkan Diri
Baca: NEKAT, Seorang Pria Tidur dengan Belasan Ular Kobra
Tak berselang lama, munculah istri korban memarahi suaminya, Robertus.
Karena tak terima dimarahi, korban lalu mengejar istrinya menuju ke rumah mereka.
Saat bersamaan, rupanya teman korban, Krisben Biaf, kemudian mengikuti suami istri itu dari belakang.
"Setelah sampai di pintu pagar masuk ke rumah korban, Krisben Biaf yang saat itu memegang sebilah parang, langsung menebas kepala korban sehingga korban langsung jatuh tersungkur," kata Jules kepada Kompas.com, Jumat (28/4/2017).
Setelah korban jatuh, istri korban pun kemudian mengambil parang dan menebas badan serta tubuh lain sang suami hingga tewas di tempat.
Baca: Arsene Wenger dan Perubahan Taktik Arsenal Setelah 20 Tahun
Selain pakai parang, kedua pelaku menganiaya korban dengan menggunakan kayu berukuran sedang sepanjang satu meter.
Korban, lanjut Jules, mengalami luka parah di kepala bagian belakang dan tiga jari putus.
Setelah membunuh korban, Deborah lalu menyerahkan diri ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan_20170428_144910.jpg)