Semenanjung Korea Memanas
Wawancara 100 Hari Pemerintahan Donald Trump: Kami ke Korea untuk Bertempur!
Trump mengatakan, sebenarnya dia ingin fokus pada masalah ekonomi dan diplomatik, namun Kim Jong-Un seakan terus menantangnya.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tekadnya kembali untuk memerangi Korea Utara sebagai sesuatu yang mutlak.
Hal ini disampaikan Trump dalam wawancara khusus menyambut 100 hari pemerintahannya yang jatuh pada Sabtu (29/4/2017) ini.
Trump mengatakan bahwa menyelesaikan ketegangan dengan Korea Utara dengan cara damai adalah 'sangat sulit', meskipun dia mendapatkan bantuan dari Perdana Menteri China Xi Jinping yang disebutnya “orang baik”.
Baca: Amerika Luncurkan Siluman Bawah Laut Berkekuatan Nuklir. Ini Penampakannya
Baca: Saat Ahok Dapat Ribuan Karangan Bunga, Gadis Cantik Ini Justru Dapat Bunga dari Ahok. Kenapa?
Trump mengatakan, pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinpin di Florida, awal April lalu, sangat positif. Dia memuji tindakan Beijing yang mencoba mengendalikan Korea Utara.
"Saya percaya dia berusaha keras. Dia tentu tidak ingin melihat gejolak dan kematian. Dia tidak ingin melihatnya. Dia adalah orang yang baik. Dia adalah orang yang sangat baik dan saya mengenalnya dengan baik.”
Dalam wawancara dengan Reuters dan AFP itu, Trump mengatakan bahwa AS ”benar-benar' pergi berperang dengan Korea Utara” karena program rudal nuklirnya yang terus berlanjut.
"Ada kemungkinan kita bisa mengalami konflik besar dengan Korea Utara. Tentu,” kata Trump.
Bahkan, kata Trump, jika krisis ini bisa diselesaikan dengan damai, dirinya akan menyiapkan berbagai sanksi ekonomi baru terhadap Pyongyang.
Hingga saat ini, dirinya belum akan mengambil opsi militer di luar meja (perundingan). "Kami ingin memecahkan masalah secara diplomatis tapi sangat sulit," katanya.
Dalam wawancara Kamis (27/4/2017) malam atau Jumat WIB itu, Trump juga curhat bahwa dirinya merindukan kehidupan sebelumnya sebagai tokoh bisnis dan pembawa acara televisi “The Apprentice”.
"Saya mencintai kehidupan saya sebelumnya. Banyak hal yang saya lakukan, "katanya.
Trump juga menyesalkan bahwa dia sudah tidak lagi bisa berada di belakang kemudi mobil lagi, atau memiliki banyak kehidupan pribadi, karena risiko keamanan.
"Anda benar-benar menyukai kepompong kecil Anda sendiri, karena Anda memiliki perlindungan sedemikian besar sehingga Anda benar-benar tidak bisa pergi ke mana pun," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/presiden-as-donald-trump_20170224_074219.jpg)