Liga Indonesia
Luis Milla Sebut Level Liga 1 Sama dengan Divisi II Liga Spanyol
Juru taktik berusia 51 tahun itu juga menganggap Indonesia tempat yang ramah bagi orang-orang Eropa
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Indonesia U-22, Luis Milla, menilai level kompetisi Liga 1 setara dengan Divisi II Liga Spanyol.
Juru taktik berusia 51 tahun itu juga menganggap Indonesia tempat yang ramah bagi orang-orang Eropa.
Luis Milla resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia merangkap timnas U-22 per 20 Januari 2017.
Artinya, tiga bulan lebih berkutat dengan skuad Merah Putih.
Baca: Mendadak, PS TNI Pecat Pelatih, Ganti dengan Mantan Pelatih Timnas Ivan Kolev
Baca: Ini Hasil Pekan Ketiga dan Klasemen Sementara Liga 1. Semen Padang di Puncak Klasemen
Waktu yang cukup bagi dia untuk menilai sepakbola Indonesia.
Sebelum memantau Liga 1 musim 2017, Milla sudah diberikan rekaman video laga-laga Kejuaraan Sepak Bola Torabika (TSC) 2016.
Hal itu dilakukan agar sang pelatih dapat memantau nama-nama calon penghuni timnas yang disodorkan PSSI.
"Jika membandingkan kasta teratas kompetisi sepak bola Indonesia (Liga 1) dengan Spanyol, (di sini) Anda bisa menemukan pertandingan yang ada di Divisi II Liga Spanyol (Segunda B)," ucap Milla seperti dilansir media Spanyol, Diario de Teruel.
Baca: Semen Padang Waspadai Kebangkitan Bali United, Tapi Optimis Bisa Menang
Baca: Dua Gol Boaz Solossa di Hari Anaknya Lahir. Persipura Menang 2-1 atas Pusamania Borneo FC
Milla menganggap orang-orang Spanyol dan negara raksasa sepakbola Eropa dipandang baik di Indonesia.
"Penting bagi klub-klub di Indonesia untuk mengetahui dari negara sepakbola mana Anda berasal.
Mereka menilai tinggi seseorang yang berasal dari Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya," kata Dia.
Pada era Indonesia Premier League (IPL), pemain Bandung FC asal Inggris, Lee Hendrie, bahkan menyamakan level kompetisi sepakbola di Indonesia serupa Liga Conference alias kasta kelima sepakbola Inggris.
Baca: Timnas U-22 Masih Minim Gol. Pelatih Luis Milla Akan Fokus Benahi Masalah Ini
Pemain yang tampil di kompetisi itu adalah campuran antara full time dengan para pemain semipro.
"Standar sepakbola Indonesia? Sangat berbeda, saya rasa sama dengan Liga Conference (di bawah League Two Inggris)," ujar Hendrie dalam sebuah program ESPN UK pada 2011.
"Buruknya lapangan mempengaruhi kualitas sepakbola. Tidak semua lapangan terlihat hijau.
Satu ketika saya bisa menguasai bola dengan nyaman, tetapi sedetik kemudian harus berhadapan dengan area yang tidak rata," tutur eks pemain Aston Villa itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/luis-milla_20170225_164515.jpg)