Apa Itu Mekanisme Antikythera yang Jadi Google Doodle Hari Ini?
Misteri bermula saat mekanisme Antikythera ditemukan di sebuah kapal karam di Laut Aegean di sebelah selatan Pulau Yunani
Huruf-huruf pada mesin itu ukurannya hanya 1,2 milimeter, terukir pada bagian dalam dan bisa terlihat dari bagian depan dan belakang mesin.
Mesin Antikythera sendiri terbungkus dalam kayu dan dioperasikan dengan mengengkol.
Pembacaan tergolong rumit karena ilmuwan harus melihat lusinan hasil pindaian berkali-kali.
Dikutip KompasTekno dari Daily Mail, Rabu (17/5/2017), Alexader Jones, ilmuwan dari Universitas New York, mengatakan bahwa mekanisme Antikythera merupakan kalender bulan dan matahari.
Dengan mekanisme Antikythera, orang masa lalu bisa mengetahui posisi matahari dan bulan dalam zodiak, posisi planet-planet di Tata Surya, dan memprediksi gerhana.
Lebih luas, mekanisme Antikythera juga digunakan untuk memelajari alam semesta, layaknya sebuah buku astronomi yang kita gunakan saat ini.
Jones mengungkapkan, temuan tersebut berarti karena memberikan referensi mengenai astronomi Yunani Kuno yang belum banyak diketahui.
"Banyak detail yang didapatkan dari alat ini karena alat ini berasal dari Yunani Kuno, periode yang hingga sekarang belum banyak kami ketahui terkait astronomi dan dasar-dasar tentang teknologinya.
Jadi teks kecil ini berarti sangat besar bagi kami," kata Jones.
Mekanisme Antikythera diangkat dari kapal karam tahun 1901, diperkirakan kapal berasal dari pertengahan abad pertama Sebelum Masehi.
Dengan demikian, mekanisme Antikythera sudah berumur 2000-an tahun.
Mekanisme Antikythera ditemukan bersama perunggu, patung marmer, gelas, dan keramik dari kapal karam sepanjang 40 meter yang belum diketahui namanya.
Dari kondisinya, diperkirakan kapal yang memuat mekanisme Antikythera pecah menjadi dua bagian kemudian tenggalam dan terperangkap di bagian bawah laut yang curam.(*)