Minggu, 3 Mei 2026

Ledakan di Konser Ariana Grande

Jumlah Korban Ledakan di Konser Ariana Grande Menjadi 22 Orang Tewas

Pihak kepolisan Kota Manchester yang dikutip kantor berita AFP, menyebutkan, jumlah korban kini telah mencapai 22 orang

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
AFP PHOTO / PAUL ELLIS
Polisi berjaga tidak jauh dari lokasi ledakan dekat arena konser Ariana Grande di Manchester, Selasa (23/5/2017) dinihari waktu setempat usai terjadi ledakan yang meewaskan 19 orang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER - Jumlah korban tewas dalam ledakan yang terjadi di sekitar lokasi konser Ariana Grande di Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017), kian bertambah.

Pihak kepolisan Kota Manchester yang dikutip kantor berita AFP, menyebutkan, jumlah korban kini telah mencapai 22 orang.

Sementara itu, BBC pun memberitakan korban luka bertambah dari semua 50 orang kini menjadi 59 orang.

Seperti yang telah diberitakan, ledakan terjadi pada sekitar pukul 22.35 waktu setempat.

Lokasi ledakan, tampak banyak yang terluka
Lokasi ledakan, tampak banyak yang terluka (dailymail)

Baca: Terjadi Ledakan Setelah Lagu Terakhir di Konser, Ariana Grande Ketakutan

Baca: Ledakan Terjadi Usai Ariana Grande Nyanyikan Lagu Terakhir. Penonton Panik Lihat Darah

Sejak awal pemberitaan memang disebutkan, besar kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas, -dari yang semula diumumkan 19 orang, masih akan bertambah.

Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka mendengar ledakan keras di tengah konser tersebut.

Ledakan itu juga mengakibatkan stasiun kereta api Manchester Victoria yang tak jauh dari lokasi ledakan ditutup, dan semua jadwal kereta api dibatalkan.

Baca: NGERI! Dua Ledakan Kacaukan Konser Penyanyi Ariana Grande di Manchester. Belasan Orang Tewas

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.

"Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari," kata Robert Tempkin (22), asal Middlesbrough.

"Beberapa orang berteriak mereka melihat darah tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak," kata Robert.

"Saya melihat banyak ambulan dan melihat seseorang mendapatkan perawatan. Saya tak tahu apa yang terjadi pada dia," lanjut pemuda itu.

Mantan presiden Kores Selatan Park Geun-hye, dengan tangan diborgol, dikawal menuju ruang sidang di pengadilan distrik kota Seoul, Selasa (23/5/2017).
Mantan presiden Kores Selatan Park Geun-hye, dengan tangan diborgol, dikawal menuju ruang sidang di pengadilan distrik kota Seoul, Selasa (23/5/2017). (KIM HONG-JI / POOL / AFP)

Baca: Mantan Presiden Korsel Ini Jalani Sidang Kasus Korupsi dengan Tangan Diborgol

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved