Breaking News:

BIKIN NANGIS! Bocah 17 Bulan Ini Menangis Kelaparan dan Menyusu pada Ibunya yang Meninggal

Saat polisi datang, bocah itu menangis kelaparan dan berusaha menyusu pada ibunya, namun ia putus asa karena air susu sang ibunda tidak keluar.

Penulis: Alfian Zainal | Editor: Alfian Zainal
Cover Asia Press
Seorang bayi menyusu dari ibunya yang sudah meninggal dunia di dekat rel kereta api di Pradesh, India. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PRADESH - Kisah tragis bocah berusia 17 bulan ini menjadi viral di India.

Balita ini menangis dengan putus asa mencoba meminum susu ibunya. Ia tidak sadar bahwa sang ibunda sudah meninggal.

Polisi dipanggil untuk melaporkan mayat di dekat rel kereta api di distrik Damoh, Madhya Pradesh, India, Kamis (25/5/2017).

Ketika petugas tiba, mereka melihat kerumunan di sekitar wanita itu dan bayinya yang berusia 17 bulan menangis di pelukan sang ibu..

Saat polisi datang, bocah itu menangis kelaparan dan berusaha menyusu pada ibunya, namun ia putus asa karena air susu sang ibunda tidak keluar.

Saksi Monu Balmiki (27) mengatakan: "Kami melihat seorang wanita berbaring di dekat jalur kereta api dan memberi tahu polisi. Ketika kami mendekat, kami melihat seorang anak di sebelahnya menangis dan meminum air susu ibunya sambil menangis,” katanya seperti dilansir MailOnline dari Cover Asia Press.

Petugas menggendong balita yang kehilang sang ibu di samping rel kereta api
Petugas menggendong balita yang kehilang sang ibu di samping rel kereta api (Cover Asia Press)

Nand Ram, kepala kepolisian keretaapi mengatakan, Balita itu menangis karena ia kelaparan sementara susu ibunya tak mengalir lagi.

"Kami kaget melihatnya, sangat menyedihkan. Wanita itu terbaring mati sementara anak itu terus memeluk sang ibu sambil menangis. Ini adalah pemandangan yang sangat emosional bagi saya,” katanya.

Balmiki mengatakan, pihaknya sudah mengirim jenazah wanita itu ke rumah sakit untuk memeriksa penyebab kematiannya.

Ia menduga wanita ini korban kecelakaan karena saat ditemukan, hidung dan telinganya mengeluarkan darah. Namun sang anak tidak terluka sama sekali.

Anak itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, kemudian dibawa ke panti asuhan sampai keluarganya bisa terlacak.

Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan: "Anak itu dibawa kemari sekitar jam 10 pagi ini.
"Kami melakukan pemeriksaan fisik terhadapnya dan dia menderita flu tapi sudah diberi obat.
"Dia tidak memiliki komplikasi lain dan kami akan memastikan dia akan diurus."

Sumber: MailOnline

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved