Ledakan di Kampung Melayu
MENGERIKAN. Terungkap Delapan Fakta Memilukan Dibalik Aksi Bom Kampung Melayu
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut membuat warga sekitar dan pengguna jalan yang kebetulan melintas langsung dilanda kepanikan.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu benar-benar menyita perhatian prublik. Tak hanya masrakat Indonesia tapi juga masyarakat dunia.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut membuat warga sekitar dan pengguna jalan yang kebetulan melintas langsung dilanda kepanikan berkaitan dengan hal ini.
Di samping itu, sejumlah saksi mata juga mengaku melihat potongan kaki yang terpisah dari tubuh.
Cakmon, salah satu karyawan Harian Wartakota, yang juga saksi mata mengaku mendengar ledakan bom terjadi dua kali.
Suasana di sekitar Terminal Kampung Melayu beberapa saat seusai terjadinya ledakan yang diduga bom, Rabu (24/5/2017) malam. (Istimewa)
Di samping itu, dia juga melihat potongan kaki tak jauh dari dirinya saat melintas di terminal tersebut.
Baca: Jelang Puasa, Yuk Segarkan Dekorasi Hunian dengan 10 Trik Mudah Ini
Baca: Terima SMS Ancaman Bom, Polisi Terjunkan Gegana ke Kantor NET TV
Baca: Hindari Sepeda Motor, Sebuah Sedan Hantam Pohon di Batam Centre. Satu Tewas, Tiga Luka Parah
"Barusan ada bom meledak di Terminal Kampung Melayu. Yang pertama gua cuma denger dan segera lari ke TKP, hanya melihat potongan kaki," ujar Cakmon melalui whatsapp group.
Nah, inilah delapan fakta yang terungkap terkait peristiwa mengerikan tersebut.
1. Ledakan terjadi dua kali
Berdasarkan penuturan saksi mata, ledakan terdengar cukup keras.
Tak tanggung-tanggung, ledakan bahkan terjadi dua kali.
Sumber ledakan kabarnya tepat di Terminal Kampung Melayu di bawah jembatan.

Sebagaimana ditulis Tribunnews.com, seorang saksi mata bernama Sandi mengatakan ledakan terdengar sebanyak dua kali.
Lokasi ledakan bom di Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) malam. (twitter @Infobencana)
2. Asap tebal membumbung di lokasi
Sesaat setelah ledakan terdengar jelas, asap tebal langsung membumbung tinggi di sekitar lokasi.
Diketahui dari sebuah video yang diunggah akun DoubleG di YouTube, spekulasi pun beredar di kalangan warga.
Beberapa dari mereka mengira suara muncul lantaran bus Transjakarta meledak.
"Busway tuh meledak," kata seorang warga dalam video tersebut.
"Teroris tuh," tambah yang lain.
3. Potongan tubuh berceceran
Sesaat usai ledakan terjadi, di sekitar lokasi kejadian ditemukan potongan tubuh seseorang.
Tak jelas identitas orang yang foto potongan tubuhnya beredar di media sosial tersebut.
Sementara potongan tubuhnya tampak berada di tempat yang berbeda-beda.
empat kantong mayat berisi benda yang potongan besar, sementara satu kantong mayat berisi potongan kecil.
Satu kantong diturunkan dari Halte Transjakarta yang diduga berisi kepala korban. Kelima kantong mayat tersebut dinaikan ke mobil Puslabfor.
4. Warga panik
Ledakan yang menimbulkan suara kencang tersebut langsung memancing kepanikan di kalangan pengguna jalan.
Pantauan Tribunnews.com, warga yang menggunakan jalan itu langsung berlarian.
Sementara polisi berusaha mengalihkan arus lalu lintas.
5. Ada 5 orang meninggal
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, total korban tewas akibat bom di Kampung Melayu sebanyak lima orang. Rinciannya, dua korban diduga pelaku dan tiga orang lainnya anggota Polri.
"Saya nyatakan duka cita mendalam, ternyata 3 anggota polisi yang gugur," kata Setyo kepada wartawan di Kampung Melayu, Jaktim, Kamis (25/4/2017).

Selain itu korban luka-luka berjumlah sepuluh orang, yaitu lima anggota polisi dan lima warga sipil.
"Dipastikan pelaku dua orang laki-laki. Tadi saya katakan ada dua ledakan dan hasil olah TKP memang ditemukan memang ada dua pelaku bom bunuh diri," ujar Setyo.
6 Temukan Struk Panci
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan struk pembelian panci di sebuah minimarket di Padalarang, Jawa Barat. Pada struk tersebut diketahui, panci tersebut dibeli pada 22 Mei 2017.
"Ditemukan di kantong pelaku Ada beberapa kertas-kertas salah satunya struk panci," jelas Wasisto.
Pihak kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Polisi memasukan lima benda diduga potongan tubuh korban ke dalam kantong mayat dari lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
7. Polisi belum bisa pastikan penyebabnya
Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab ledakan tersebut.
"Lagi di cek sama anggota, kalau ledakan bener tapi masih dicek anggota," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu (24/5/2017), seperti dilansir Tribunnews.com.
Sementara ini, berdasarkan gambar yang diterimanya, yang meledak adalah mikrolet.

"Gambarnya mikrolet, tapi tidak hancur," kata Andry.
"Dugaan tidak tahu, masih pengecekan," lanjut Andry.
Di sisi lain, TMC Polda Metro Jaya menduga ledakan ini lantaran bom bunuh diri.
Facebook TMC Polda Metro Jaya pukul 21:46 WIB menyebut ledakan terjadi di dekat terminal Kampung Melayu diduga bom bunuh diri.
Saat ini pihak kepolisian bersama Tim Gegana tengah melakukan sterilisasi di lokasi tersebut.
8. Seorang polisi terluka
Akibat kejadian ini dilaporkan sejumlah orang terluka.
Satu diantaranya adalah aparat kepolisian.
"Ada polisi terkena serpihan bom," ujar saksi mata di lokoasi kejadian.
Polisi tersebut kemudian dievakuasi di rumah sakit terdekat. (*)
**Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Ada 8 Fakta Mengerikan Soal Bom di Kampung Melayu, No 3 Bikin Miris