Kamis, 16 April 2026

Ngeri! Bela Adik Soal Petasan, Andrian Tewas Bersimbah Darah Ditusuk Tetangga

Ngeri! Bela Adik Pasal Petasan, Andrian Tewas Bersimbah Darah Ditusuk Tetangga

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Jenazah Andrian di Kamar Mayat RS BARI Palembang karena diduga dibunuh oleh Andre Agasi (17) dan Renaldi (23), Rabu (31/5/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG-Hanya karena masalah sepele yakni lempar petasan membuat Andrian (27) harus meregang nyawa dibunuh oleh tetangganya sendiri Andre Agasi (17) dan Renaldi (23).

Peristiwa itu terjadi di Jalan SH Wardoyo Lr Kencana Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (31/5/2017) malam.

Baca: Heboh! Tertangkap Ngamar Dengan Suami Orang, Wanita Ini Malah Ajak Polisi Beginian!

Baca: Sebelum Jadi DPO Filipina, Lulusan Sekolah Penerbangan Ini Mendadak Keluar Grup WA Keluarga

Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, kejadian nahas itu bermula ketika Ari, adik korban, tengah duduk santai di depan lorong.

Tanpa alasan yang jelas Andre Agasi kemudian melemparkan petasan mengarah kepada Ari.

Ari yang terkena lemparan petasan bertanya kepada pelaku perihal alasannya melemparkan benda tersebut.

Namun ketika ditanya bukannya jawaban didapat, Andre Agasi justru mengajaknya untuk berkelahi.

Ari mengatakan, karena merasa takut dengan pelaku, kemudian Ari pulang ke rumah dan memberi tahu kepada kakaknya Andrian.

Kemudian Andre juga pulang ke rumah dengan memanggil kakaknya Renaldi di Lorong Gading 7 Ulu berbekal sebilah senjata tajam jenis garpu.

"Saya itu sedang duduk-duduk. Kemudian tanpa alasan jelas dia melempar petasan. Lalu dia langsung mengajak saya berkelahi," ujarnya.

Kemudian, melihat antara Andrian dan Renaldi berkelahi, lalu Andre Agasi yang telah mempersiapkan senjata tajam langsung menusuk korban Andrian

sebanyak dua kali di bagian ketiak sebelah kiri dan lengan sebelah kanan.

"Saat sedang berkelahi kemudian Andre menusuk kakak saya hingga bersimbah darah. Melihat kakak saya terkapar mereka berdua langsung kabur," jelasnya.

Warga yang melihat korban bersimbah darah kemudian mencoba menolong Andrian dengan membawanya ke Rumah Sakit BARI Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved