BATAM TERKINI
Camat Batuaji: Semua Bangunan Akan Ditertibkan, Tapi Bertahap
Salah satu upaya untuk menuntaskan banjir di Batam adalah dengan memaksimalkan fungsi drainase yang telah ada.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Camat Batuaji Pridkalter Pardede mengungkapkan, Wali Kota Batam telah menginstruksikan semua Camat untuk menyelesaikan masalah banjir di wilayahnya. Dan orang nomor satu di Batam tersebut memberikan waktu selama tiga bulan untuk menuntaskannya.
"Kita diberikan waktu oleh Walikota Batam selama tiga bulan ke depan untuk menuntaskan semua penyebab banjir yang ada di wilayah Kecamatan Batuaji," kata Pridkalter kepada Tribun, Rabu (7/6/2017).
Dia mengaku, salah satu upaya untuk menuntaskan banjir tersebut adalah dengan memaksimalkan fungsi drainase yang telah ada. Sehingga, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menertibkan bangunan yang ada di atas drainase agar tak memicu banjir saat hujan turun. Dengan membongkar bangunan tersebut.
Baca: Slamat: Ada Empat Bangunan di Atas Drainase, Kenapa Cuma Punya Saya yang Dibongkar?
Baca: Gubernur Nurdin Dijadwalkan Buka Rakernas PGIW di Batam
Baca: Tak Perlu Takut Macet, Nanti dari Bandara Soekarno-Hatta Bisa Naik Helikopter ke Jabodetabek
"Ke depan semua bangunan yang ada di atas saluran drainase dan bangunan yang dikhawatirkan mengakibatkan banjir seperti penyempitan saluran drainase atau penutupan saluran drainase akan dibongkar," jelasnya.
Namun, proses penertiban tersebut akan dilakukan secara bertahap dan perlahan. "Kita sudah laporkan semua bangunan yang ada di atas saluran drainase," jelasnya.
Dan sejak Selasa (6/6/2017) kemarin, tindakan penertiban sudah dilakukan oleh Pemko Batam melalui Satpol PP. Yakni dengan menghancurkan bangunan di atas drainase di depan Ruko Pranajaya. Sayangnya, aksi tersebut menuai protes pemiliknya. Sebab, dari empat titik bangunan di atas drainase hanya satu yang ditertibkan.
Menjawab hal tersebut, Pridkalter mengaku tidak tahu kenapa hanya satu bangunan yang dibongkar.
"Kalau hanya satau yang dibongkar, kita juga prihatin karena semuanya adalah warga Kecamatan Batuaji, kita juga tidak mau nanti dibilang pilih kasih," kata Pridkalter. (*)
*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak, Kamis 8 Juni 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pembongkaran_20170606_112448.jpg)