Tak Sabar, Nurdin Minta Ini pada Grand Wie yang Akan Bangun Perhotelan Terpadu di Trikora
Luas kawasan yang akan dikembangkan mencapai 80 hektare yang terdiri dari kawasan di laut seluas 40 hektare dan di darat 40 hektare tanpa reklamasi
Penulis: Thom Limahekin |
Laporan Thomm Limahekin
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - PT Grand Wie Properti, Jakarta melirik Pantai Trikora, Bintan, sebagai kawasan wisata dan perhotelan terpadu.
Perusahaan tersebut akan menyulap kawasan tersebut seperti Dubai dan Port Dickson, Malaysia.
Chief Information Officer PT Grand Wie Sukses Properti, Lily Oey mengatakan bahwa pembangunan kawasan ini dilakukan dua tahap.
Pertama, membangun hotel terapung di laut sekitar Trikora senilai Rp 1,1 triliun.
Tahap kedua akan mengembangkan kawasan pantai dan perhotelan di darat senilai Rp 2,4 triliun.
Pembangunan tahap pertama yang akan dilakukan oleh kontraktor asal China,
Pengembangan lebih terfokus pada kawasan laut dan rencana investasi ini mencapai Rp 1,1 triliun.
Tahap kedua kemudian untuk pengembangan kawasan parieisata di darat dengan investasi sekitar Rp 2,4 triliun.
Total luas wilayah yang akan dikembangkan mencapai 80 hektare yang terdiri dari kawasan di laut seluas 40 hektare dan di darat seluas 40 hektare tanpa reklamasi.
Tentu saja Gubernur Nurdin menyambut investasi raksasa itu dengan baik.
Baca: Investor Jakarta Akan Bangun Kawasan Wisata Terapung di Trikora. Nilai Investasinya WOW!
Bahkan, Nurdin meminta agar realisasinya dipercepat dua bulan dari rencana perusahaan yang akan memulai proyek ini Bulan September 2017.
Alhasil, disepakati bahwa groundbreaking kawasan wisata itu dimulai pada 7 Juli mendatang.
Nurdin juga meminta PT Grand Wie yang akan menggandeng Power China sebagai kontraktor tidak berurusan dengan pihak ketiga dalam perizinan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wisata-trikora_20170609_211730.jpg)